ENREKANG, HBK – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan kalangan mahasiswa. Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) melaksanakan kegiatan penghijauan di kawasan Hutan Pinus Dusun Pasongken, Desa Buntu Mondong, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, pada 12–13 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi ekologis kawasan hutan yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa HIMAGRO UNIMEN bekerja sama dengan Kepala Dusun Pasongken untuk melakukan penanaman bibit pohon di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan rehabilitasi. Kolaborasi tersebut menjadi simbol sinergi antara kalangan akademisi dan masyarakat dalam menjaga sumber daya alam agar tetap lestari.
Ketua Umum HIMAGRO UNIMEN, Alwan, menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan ini dilatarbelakangi kondisi sejumlah pohon pinus di kawasan tersebut yang telah mati dan tumbang sehingga berpotensi mengurangi fungsi ekologis hutan.
Menurutnya, langkah penanaman kembali menjadi bagian dari upaya pemulihan tutupan vegetasi guna menjaga keseimbangan lingkungan serta mencegah dampak yang lebih besar di masa mendatang.
“Hutan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan alam. Melalui kegiatan penghijauan ini, kami ingin ikut berkontribusi menjaga keberlanjutan ekologi dan ekosistem agar fungsi hutan sebagai penyimpan air, penyangga kehidupan, serta habitat berbagai makhluk hidup tetap terjaga,” ujar Alwan.
Ia menegaskan bahwa penghijauan bukan hanya kegiatan seremonial yang dilakukan sesaat, tetapi merupakan investasi lingkungan jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang. 
Di tengah meningkatnya tantangan lingkungan seperti perubahan iklim, degradasi lahan, hingga berkurangnya tutupan hutan, keterlibatan mahasiswa dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa turun langsung ke lapangan dengan menanam bibit pohon pada area-area yang mengalami penurunan vegetasi. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu proses regenerasi hutan serta menjaga keberlangsungan fungsi kawasan sebagai daerah resapan air dan penyangga keseimbangan ekosistem.
Selain memberikan dampak ekologis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya konservasi lingkungan melalui aksi nyata, bukan hanya sebatas teori di ruang perkuliahan.
Kegiatan penghijauan HIMAGRO UNIMEN mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Dukungan yang diberikan warga menjadi bukti bahwa kesadaran menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, HIMAGRO UNIMEN berharap semangat pelestarian lingkungan dapat terus tumbuh dan menginspirasi berbagai pihak untuk ikut berperan dalam menjaga kelestarian hutan.
Hutan pinus Pasongken sendiri merupakan salah satu kawasan yang memiliki nilai ekologis penting bagi wilayah Kecamatan Buntu Batu. Karena itu, upaya rehabilitasi melalui penanaman pohon menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan sekaligus memastikan sumber daya alam tetap dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang.
“Menanam satu pohon hari ini berarti menjaga kehidupan untuk masa depan.” Semangat itulah yang coba ditunjukkan mahasiswa Agroteknologi UNIMEN melalui aksi penghijauan yang sederhana, namun memiliki makna besar bagi kelestarian alam Enrekang. (Abbas)




Tinggalkan Balasan