MAKASSAR, HBK — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus diperkuat melalui edukasi langsung kepada generasi muda.
Sebanyak 54 siswa SMAN 2 Sidrap mengikuti kunjungan edukasi anti narkoba di Ditresnarkoba Polda Sulsel, Senin (12/5/2026), yang berlangsung di Aula/Ruang Gelar Perkara Ditresnarkoba Polda Sulsel, Makassar.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.00 WITA itu disambut langsung oleh Kabag Binops Ditresnarkoba Polda Sulsel, KOMPOL Sugeng, didampingi Kasubbag Binops bersama personel Ditresnarkoba Polda Sulsel.

Dalam sambutannya, KOMPOL Sugeng menyampaikan apresiasi atas kunjungan para pelajar dari Kabupaten Sidrap sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya pencegahan narkoba sejak dini.
Ia menegaskan bahwa generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam melawan peredaran gelap narkotika yang kini semakin menyasar kalangan pelajar.
Selain memberikan edukasi mengenai berbagai modus baru peredaran narkoba, pihak Ditresnarkoba juga memaparkan bahaya penggunaan psikotropika terhadap kesehatan maupun masa depan generasi muda. Para siswa pun diajak menjadi “Duta Anti Narkoba” di lingkungan sekolah masing-masing.
Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan edukatif. Para siswa mendapatkan paparan materi terkait jenis-jenis narkoba, dampak kesehatan, hingga ancaman hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Tidak hanya itu, peserta juga diajak meninjau ruang laboratorium forensik dan ruang penyimpanan barang bukti narkoba milik Ditresnarkoba Polda Sulsel.
Antusiasme siswa terlihat saat sesi dialog interaktif bersama para penyidik Ditresnarkoba. Berbagai pertanyaan seputar bahaya narkoba, cara menghindari pergaulan negatif, hingga langkah melapor jika menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar menjadi topik diskusi yang menarik perhatian peserta.
Pendamping/Sekretaris KBN Mappadeceng Satresnarkoba Polres Sidrap, AIPTU Hendra menyampaikan bahwa kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama di depan gedung Ditresnarkoba Polda Sulsel sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol komitmen bersama memerangi narkoba.
“Dari hasil kegiatan tersebut, seluruh siswa memperoleh pemahaman langsung mengenai bahaya narkoba dan peran Polri dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika,” ucapnya.
Selain itu, terjalin komunikasi positif antara Ditresnarkoba Polda Sulsel dengan pelajar SMAN 2 Sidrap guna membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dari narkoba.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
Kunjungan edukatif ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran generasi muda agar menjauhi narkoba sekaligus memperkuat citra Polri yang humanis, edukatif, dan dekat dengan masyarakat. (Arya/*)




Tinggalkan Balasan