ENREKANG, HBKΒ β€” Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Enrekang periode 2026–2031.

Yusuf Ritangnga dilantik bersama jajaran pengurus DPC HKTI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Abdul Kadir Karding, dalam kegiatan pelantikan yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (4/10/2026).

Dalam kepengurusan DPC HKTI Enrekang, Bupati Yusuf Ritangnga didampingi Ikbar Ashadi sebagai sekretaris dan Muh. Naim sebagai bendahara.

Usai dilantik, Yusuf Ritangnga menegaskan bahwa HKTI memiliki posisi penting sebagai wadah bersama untuk mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan petani.

Menurutnya, pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang tidak hanya berkaitan dengan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber penghidupan utama bagi masyarakat di daerah.

β€œHKTI menjadi wadah, menjadi ruang bersama untuk memikirkan, mewujudkan dan berjuang untuk kemajuan sektor pertanian,” kata Yusuf Ritangnga.

Ia berharap keberadaan HKTI di Enrekang dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, pelaku usaha pertanian, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani, mulai dari peningkatan produktivitas, akses terhadap sarana produksi, penguatan kelembagaan petani, hingga peningkatan nilai tambah hasil pertanian.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN HKTI Abdul Kadir Karding dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus HKTI yang telah bersedia bergabung dan mengambil bagian dalam perjuangan memajukan sektor pertanian.

Apresiasi secara khusus disampaikan kepada para kepala daerah, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat yang turut menjadi bagian dari kepengurusan HKTI di berbagai daerah.

Menurut Karding, keterlibatan berbagai elemen tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat posisi HKTI sebagai wadah perjuangan petani sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun sektor pertanian.

β€œHKTI harus menjadi rumah besar bagi petani dan menjadi bagian penting dalam memperjuangkan kepentingan petani,” ujarnya.

Ia menilai sektor pertanian membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, HKTI diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi, tetapi mampu hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani.

Karding juga menegaskan bahwa HKTI memiliki posisi strategis dalam memperjuangkan kepentingan petani di tengah berbagai tantangan sektor pertanian saat ini.

Terlebih, kata dia, HKTI saat ini mendapatkan dukungan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina HKTI.

Dengan kepengurusan baru tersebut, HKTI Enrekang di bawah kepemimpinan Bupati Yusuf Ritangnga diharapkan mampu memperkuat sinergi dan mempercepat berbagai upaya peningkatan produktivitas pertanian, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Enrekang.

Kepemimpinan Yusuf Ritangnga di HKTI Enrekang juga diharapkan menjadi jembatan yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan para petani dalam merumuskan kebijakan pertanian yang berpihak pada kepentingan masyarakat. (Abbas Nasir)