ENREKANG, HBK – Kepedulian terhadap kebersihan ruang terbuka publik terus digelorakan Komunitas Peduli Lingkungan PASSAPU di Kabupaten Enrekang. Gerakan ini bukan sekadar membersihkan sampah yang berserakan, tetapi juga membawa misi membangun kesadaran masyarakat agar ikut bertanggung jawab menjaga fasilitas yang digunakan bersama.
Kali ini, PASSAPU menggandeng Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Enrekang menggelar aksi bersih-bersih di Lapangan Abubaka Lambogo, Batili, Kecamatan Enrekang, Sabtu (8/8/2026).
Koordinator Komunitas Peduli Lingkungan PASSAPU, Naim Arkananta, bersama anggota komunitas dan HIPSI Enrekang turun langsung menyisir kawasan lapangan dan membersihkan sampah yang ditinggalkan pengunjung.
Lapangan Abubaka Lambogo menjadi salah satu sasaran karena merupakan ruang publik yang cukup ramai digunakan masyarakat, khususnya pada pagi dan sore hari. Mulai dari aktivitas olahraga, tempat bermain anak-anak, hingga menjadi lokasi keluarga berkumpul dan bersantai.
Tingginya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut membuat persoalan kebersihan membutuhkan perhatian bersama. Sampah sisa makanan maupun berbagai jenis sampah lainnya yang ditinggalkan pengunjung dapat mengurangi kenyamanan dan keindahan ruang publik apabila tidak ditangani dengan baik.
Bagi PASSAPU, persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan turun membersihkan sampah. Perubahan kebiasaan masyarakat dinilai menjadi bagian paling penting agar kebersihan ruang publik dapat terjaga secara berkelanjutan.
Naim menegaskan aksi serupa tidak akan berhenti di Lapangan Abubaka Lambogo. PASSAPU akan terus bergerak menyasar taman, lapangan, dan berbagai ruang terbuka publik lainnya di Kabupaten Enrekang.
“Kita akan terus bergerak memberi contoh sampai masyarakat betul-betul sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan sampai ruang terbuka publik ini benar-benar terlihat bersih dari sampah yang berserakan,” ujar Naim.
Menurutnya, menjaga kebersihan tidak seharusnya hanya dibebankan kepada petugas kebersihan maupun pemerintah. Masyarakat sebagai pengguna fasilitas publik juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan yang mereka nikmati setiap hari.
Karena itu, ia mengajak masyarakat memulai dari kebiasaan sederhana, yakni memastikan sampah yang dihasilkan tidak ditinggalkan begitu saja setelah beraktivitas.
“Kita ingin mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan diri membuang sampah sisa makanan mereka pada tempatnya. Kami juga mengajak masyarakat yang berkunjung untuk tidak meninggalkan sisa makanan mereka ketika pulang,” katanya.
Kolaborasi PASSAPU bersama HIPSI Enrekang diharapkan mampu memperluas pesan kepedulian lingkungan kepada masyarakat. Selain melalui aksi nyata di lapangan, keterlibatan insan pers diharapkan turut mendorong edukasi publik mengenai pentingnya menjaga kebersihan.
PASSAPU memastikan gerakan tersebut akan terus dilakukan secara masif dengan menyasar sejumlah titik ruang terbuka di Kabupaten Enrekang. Harapannya, gerakan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat melahirkan perubahan besar dalam perilaku masyarakat terhadap lingkungan.
Bukan hanya menikmati taman, lapangan, maupun fasilitas yang disediakan, masyarakat juga diajak mengambil bagian dalam merawatnya.
“Ruang publik adalah milik kita bersama. Kalau bukan kita yang menjaganya, siapa lagi,” pungkas Naim.
(P. NUNU)


Tinggalkan Balasan