SIDRAP, HBK — Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang kembali menggelar Seminar Hasil Tesis mahasiswa angkatan 2024 atas nama Nursani pada Senin (11/05/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 2 Gedung Rektorat dan dihadiri tim penguji serta sejumlah mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa Indonesia.

Dalam seminar tersebut, Nursani mempresentasikan tesis berjudul “Efektivitas Terapi Bermain dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak dengan Gangguan Perkembangan Bahasa.”

Penelitian ini mengkaji metode terapi bermain sebagai pendekatan untuk membantu anak yang mengalami hambatan dalam mengekspresikan bahasa, baik di lingkungan akademik, sosial, maupun masyarakat.

Nursani menjelaskan, pemilihan tema penelitian dilatarbelakangi oleh keprihatinannya terhadap kondisi anak dengan gangguan perkembangan bahasa yang mengalami kesulitan dalam menyampaikan pikiran dan perasaan secara verbal.

“Penelitian ini berangkat dari keprihatinan terhadap anak yang mengalami gangguan perkembangan bahasa sehingga tidak mampu mengekspresikan dirinya dengan baik, baik dalam lingkungan akademik, sosial, maupun masyarakat,” ujarnya saat pemaparan.

Dalam penelitian tersebut, ia menawarkan terapi bermain sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak. Adapun bentuk terapi yang diterapkan meliputi permainan petak umpet, penggunaan flash card kalimat, serta bermain peran (role play).

Menurut hasil penelitian, metode terapi bermain menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap kemampuan bahasa anak, terutama dari segi penguasaan kosakata, kemampuan ujaran, dan keberanian berkomunikasi.

Seminar hasil ini dipimpin oleh Dr. Nuraini Kasman, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Penguji dan Dr. Jumiati L., S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris Penguji. Sementara itu, Prof. Dr. Jamaluddin, S.Sos., M.Si., Dr. Yusmah, S.S., M.Hum., dan Dr. Aswadi, S.Pd., M.Pd. bertindak sebagai anggota tim penguji.
Pada akhir seminar, Dr. Yusmah, S.S., M.Hum. menyampaikan hasil penilaian tim penguji terhadap tesis yang dipresentasikan Nursani.

Berdasarkan akumulasi nilai dari lima orang penguji, mahasiswa memperoleh nilai 93,15 dan dinyatakan diterima dengan revisi tanpa seminar ulang.

“Tesis ini dinyatakan diterima dengan revisi tanpa seminar ulang,” ungkap Dr. Yusmah saat membacakan hasil keputusan seminar.

Ia juga berharap penelitian yang diangkat Nursani dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran dan terapi bahasa bagi anak dengan gangguan perkembangan bahasa, sekaligus menjadi referensi akademik bagi peneliti selanjutnya di bidang pendidikan dan linguistik terapan. (Arya)