MAKASSAR, HBK – Promosi jabatan yang diterima AKP Setiawan Sunarto sebagai Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, yang resmi dilantik pada Senin (27/07/2026), dinilai sebagai bentuk kepercayaan dan penghargaan pimpinan Polri terhadap personel yang memiliki rekam jejak prestasi, dedikasi, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Sebelum dipercaya memimpin Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Makassar, AKP Setiawan menjabat sebagai Kanit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan.

Di posisi tersebut, ia bersama tim berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi dengan barang bukti mencapai 4,36 kilogram sabu, salah satu pengungkapan besar yang menyita perhatian publik dijajaran Polda Sulsel.

Kasus itu bermula dari penangkapan seorang kurir berinisial AM di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Makassar, yang kedapatan membawa 103 gram sabu yang disembunyikan di dalam mobil mainan anak.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, tim kemudian menangkap pemasok berinisial NR dan menyita total barang bukti mencapai 4,36 kilogram sabu.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kemampuan AKP Setiawan dalam memimpin pengungkapan kasus narkotika terorganisir sekaligus menyelamatkan ribuan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Promosi jabatan yang diterimanya pun dipandang sebagai bentuk reward dari pimpinan kepada personel yang menunjukkan kinerja, loyalitas, dan tanggung jawab tinggi terhadap institusi.

Promosi jabatan bukan semata-mata pergantian personel, tetapi merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, prestasi, dan kemampuan personel dalam mengemban tugas serta amanah yang diberikan institusi.

Namun, rekam jejak AKP Setiawan tidak hanya tercatat saat bertugas di Ditresnarkoba Polda Sulsel.

Saat dipercaya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sidrap, ia juga dikenal berhasil mengungkap sejumlah perkara kriminal yang sempat menjadi perhatian besar masyarakat.

Di antaranya adalah pengungkapan kasus pembunuhan seorang perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh konsumennya dalam perkara open booking di wilayah Dua Pitue pada tahun 2025.

Tak hanya itu, AKP Setiawan juga berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis terhadap seorang pengusaha elekton dan gambus yang sempat menggemparkan masyarakat Sidrap.

Bersama jajarannya, pelaku berhasil diidentifikasi dan diamankan meski penyidik menghadapi berbagai tantangan dalam proses penyelidikan.

Kasus lain yang juga berhasil diungkap yakni pembunuhan terhadap seorang perempuan yang jasadnya ditemukan di kawasan perkebunan Kecamatan Pitu Riase.

Meski minim alat bukti di lokasi kejadian, penyidik di bawah kepemimpinannya mampu merangkai fakta-fakta hukum hingga mengungkap pelaku beserta motif kejahatan tersebut.

Serangkaian keberhasilan itu memperlihatkan konsistensi AKP Setiawan dalam menangani perkara-perkara besar, baik di bidang pemberantasan narkotika maupun tindak pidana umum.

Promosi yang diterimanya pun dipandang sebagai bagian dari sistem pembinaan karier di lingkungan Polri yang memberikan ruang bagi personel berprestasi untuk terus berkembang dan mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

Dengan jabatan barunya sebagai Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, AKP Setiawan diharapkan mampu melanjutkan capaian positifnya, memperkuat penegakan hukum, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat.

Kepercayaan yang diberikan pimpinan menjadi bukti bahwa dedikasi, prestasi kerja, serta integritas yang dibangun secara konsisten akan selalu menjadi bagian penting dalam pengembangan karier personel Polri, sekaligus memperkuat reputasi institusi dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum di Sulawesi Selatan. (Ady)