SINJAI, HBK – Bertempat di Kedai Marra Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Wakil Bupati (Wabup) Sinjai, A. Mahyanto Mazda mempimpin Musrenbang yang dilakukan perdana ini.

Musrenbang sendiri merupakan forum lintas sektor yang dilaksanakan untuk menyerap aspirasi ril masyarakat, merumuskan prioritas pembangunan yang berdampak langsung dan memperkuat sinergi antara kebutuhan kelurahan/desa dengan perencanaan daerah.

A. Mahyanto Mengungkapkan bahwa aspirasi yang dihimpun dari kelurahan dan desa di tiap Kecamatan diharapkan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan pembangunan tahun 2027, dan memastikan kesejahteraan masyarakat terasa hingga ketingkat bawah.

“Musrenbang kecamatan merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah yang menggunakan pendekatan Bottom-Up,”ungkap A. Mahyanto Mazda.

Saya berharap, katanya, seluruh perangkat daerah agar mampu mensinergikan usulan prioritas kelurahan dan desa sesuai dengan kewenangan dan tugas pokok masing-masing,” harapnya.

Dalam menyerap aspirasi masyarakat, Wabup menyampaikan segala hal yang dihimpun harus selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai serta Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pendirian koperasi merah putih, sekolah rakyat, penguatan ketahanan pangan, penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan prevalensi stunting, serta pembangunan 3 juta unit rumah layak.

“Perencanaan pembangunan harus diarahkan untuk mendukung visi daerah, demi terwujudnya Kabupaten Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri dan Berkeadilan. Selain agenda daerah, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga berkomitmen mendukung implementasi program nasional “Asta Cita”, tambahnya.

Sementara itu, Camat Sinjai Borong Muh. Nur Adri Arief ada beberapa sektor yang menjadi usulan prioritas masyarakat Sinjai Borong antara lain Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), penyelarasan proyek strategis nasional, serta urusan penunjang dan tata kelola pemerintahan.

“Usulan di sektor kesehatan seperti rehabilitasi pustu, pemenuhan alat kesehatan, ketersediaan tenaga medis yang merata, serta penguatan program promosi kesehatan di puskesmas,” ungkapnya.

Ia menambahkan di sektor pendidikan fokus pada akses pendidikan yang setara, sarana prasarana sekolah ramah anak, ketersediaan tenaga pendidik, serta program pencegahan putus sekolah melalui layanan yang inklusif.

Di sektor infrastruktur dasar terdapat penanganan sanitasi layak, penyediaan air minum aman, serta akses jalan yang menjamin kelancaran mobilisasi masyarakat menuju pusat layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Di sektor ketahanan pangan dan swasembada, usulan berupa pembangunan irigasi tingkat tersier, penguatan lumbung pangan desa. Serta usulan penunjang dan tata kelola pemerintahan seperti digitalisasi layanan, peningkatan kapasitas SDM Aparatur, dan sarana penunjang perkantoran.

Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Sinjai Sabir dan beberapa Anggota DPRD Dapil III, para Kepala OPD, Kabag, Sekretaris Dinas, unsur Tripika Kecamatan Sinjai Borong, Ketua TP PKK Kecamatan, Lurah, Kepala Desa, Tokoh Agama, dan beberapa tokoh lainnya. (*)

 

Biro Daerah
Editor
Biro Daerah
Reporter