SIDRAP, HBK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen marching band asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Dua tim kebanggaan daerah, Marching Band Oriza Sativa (MB Sorva) dan The Fire Amparita, sukses mendominasi ajang Makassar International Marching Fest (MIMFEST) 2026 yang berakhir di Lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (5/7/2026). 

MB Sorva tampil gemilang dengan menyabet Juara Umum Open Class, sementara The Fire Amparita keluar sebagai Juara Umum Junior Class, menjadikan Sidrap sebagai salah satu daerah paling berprestasi pada festival marching band berskala internasional tersebut.

Di kelas paling bergengsi, MB Sorva Disporapar Kabupaten Sidrap memukau dewan juri melalui penampilan spektakuler pada kategori Street Parade. Mengusung tema lagu “Thriller” yang dipopulerkan oleh Michael Jackson pada 1982, MB Sorva tampil dengan konsep teatrikal lengkap dengan kostum ala zombie yang berhasil mencuri perhatian ribuan penonton.

Kreativitas dalam memadukan musik, koreografi, dan visual membuat MB Sorva dinobatkan sebagai The Best Performance sekaligus menjadi juara pada kategori Street Parade.

Street Parade sendiri merupakan salah satu agenda utama MIMFEST 2026. Parade konser berjalan tersebut dimulai dari Jalan Slamet Riyadi hingga berakhir di Lapangan Karebosi dengan menampilkan atraksi peserta melalui perpaduan aransemen musik, koreografi, dan kostum kreatif.

Tak kalah membanggakan, The Fire Amparita menunjukkan kualitas para musisi mudanya dengan tampil impresif di kategori Junior. Selain meraih Juara Umum Junior Class, tim ini juga berhasil mengoleksi sejumlah gelar pada berbagai kategori kompetisi, termasuk kategori individu.

Secara keseluruhan, kedua marching band asal Sidrap tersebut memborong puluhan penghargaan dari berbagai nomor lomba, baik kategori tim maupun solo.

MIMFEST 2026 berlangsung selama empat hari, 2–5 Juli 2026, di Lapangan Karebosi, Makassar. Festival ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Makassar, Sidrap, Bone, Pangkep, Jayapura, Nunukan, Gorontalo, Samarinda, hingga peserta dari luar negeri.

Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, MIMFEST hadir dengan konsep yang lebih besar dan lebih inovatif. Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga menjadi ruang pengembangan kreativitas, pertukaran budaya, serta memperkuat ekosistem marching band di Indonesia, khususnya kawasan Indonesia Timur.

Berbagai kategori dipertandingkan, mulai dari Full Band Competition, Sectional Competition, Individual Competition, hingga Street Parade, yang seluruh rangkaian pertunjukannya dapat disaksikan masyarakat secara gratis.

MB Sorva sendiri merupakan reinkarnasi dari Marching Band Oriza Sativa yang berdiri sejak 2016 di Sidrap. Setelah sempat mengikuti berbagai kejuaraan nasional, termasuk Bandung Marching Band Festival, kini MB Sorva kembali bangkit dengan pembinaan generasi muda di bawah arahan Andi Ifdhal bersama tim pelatihnya.

Sementara itu, The Fire Amparita juga telah lama dikenal sebagai salah satu marching band berprestasi asal Sidrap yang konsisten mengukir prestasi pada berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Keberhasilan kedua tim ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni musik dan marching band di Kabupaten Sidrap terus berkembang serta mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional, sekaligus mengharumkan nama daerah di panggung MIMFEST 2026. (Arya)