PINRANG, HBK – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Pinrang saat jenazah tokoh masyarakat, Drs. H. Ahmad Eddy Baramuli, dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Baramuli, Kecamatan Paleteang.
Rintik hujan yang turun sejak prosesi pemakaman berlangsung seakan menjadi simbol kesedihan mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik Bumi Lasinrang.
Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir.
Sejumlah tokoh penting Sulawesi Selatan, Bupati Barru, anggota legislatif, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Pinrang turut hadir mengiringi perjalanan terakhir almarhum.
Kepergian Drs. H. Ahmad Eddy Baramuli meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Pinrang (11/06/2026).
Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan sosial dan kegiatan keagamaan.
Berbagai kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian dari jejak pengabdian yang dikenang oleh banyak orang.
Salah seorang akademisi, Mustamin B. Amus, mengungkapkan bahwa almarhum merupakan tokoh penting asal Kabupaten Pinrang yang memiliki dedikasi besar bagi masyarakat.
“Almarhum adalah salah satu putra terbaik Kabupaten Pinrang yang telah banyak memberikan kontribusi di bidang keagamaan dan sosial.
Kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu menjadi teladan dan warisan nilai kemanusiaan yang patut diteruskan,” ujarnya.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat.
Saat lantunan doa mengiringi pelepasan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya, hujan perlahan membasahi bumi Pinrang.
Bagi sebagian pelayat, momen tersebut menghadirkan suasana haru yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Kepergian Drs. H. Ahmad Eddy Baramuli tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar Baramuli, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Pinrang yang mengenal kiprah dan pengabdiannya.
Sosoknya dikenang sebagai figur yang dekat dengan masyarakat serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Duka atas wafatnya almarhum menjadi pengingat bahwa jasa dan pengabdian seseorang akan terus hidup dalam ingatan masyarakat.
Doa-doa terbaik pun dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini.
“Hari itu, bukan hanya keluarga yang berduka.
Pinrang kehilangan salah satu putra terbaiknya, dan hujan yang turun seakan turut mengantarkan kepergian seorang tokoh yang telah mengabdikan hidupnya untuk masyarakat.” (June)




Tinggalkan Balasan