BARRU, BBK – Jembatan penghubung tepatnya di Dusun Alakkangnge di Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, semakin memprihatinkan.
Sudah tujun tahun berlalu sejak kerusakan terjadi, namun belum ada perbaikan permanen yang dilakukan.
Sebagai upaya solusi sementara bertahan, Pemkab Barru melalui Dinas PU sempat memperbaiki dan menggantinya dengan struktur kayu ulin beberapa tahun lalu. Namun seiring berjalannya waktu, papan-papan lantai jembatan kini terlihat retak, berlubang, bergeser, dan sebagian sudah rapuh. panjang jembatan yang mencapai 10 meter lebih membuat struktur kayu dinilai tidak lagi memadai untuk jangka panjang.
Dari pantauan di lokasi, terlihat jelas celah-celah lebar di antara papan lantai, ada bagian yang hilang hingga memperlihatkan ke bawah, serta papan yang mulai melengkung dan patah,pengendara sepeda motor dan mobil pun harus berhati-hati melintasinya.
“Seharusnya dibangun jembatan beton,kalau pakai beton pasti kokoh dan awet puluhan tahun. Tapi sepertinya dibiarkan saja atau minimal ada jembatan alternatif,” ujar Awar (55) salah satu warga Kelurahan Bojo Kecamatan Mallusetasi saat melintasi area jalan jembatan sungai Alakkangnge Desa Manuba

“Sebaiknya pemerintah daerah segera meninjau lokasi dan mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan beton permanen. Pasalnya, jembatan ini menjadi akses utama warga antar Desa dan Kota Kecamatan untuk ke ladang, pasar, hingga ke sekolah”harapnya.
“Kami takut suatu hari ambruk. Kalau sudah celaka, baru diperbaiki? Itu terlambat,”kata Awar.
Sementara itu Runny Dwi ST selaku Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Barru yang di konfirmasi via whatsapp terkait hal tersebut Jumat (2/10/2026) membenarkan kerusakan jembatan Desa Manuba tersebut.
“Untuk Dinas PU Barru ada satu kegiatan pembangunan jembatan yang akan di kerjakan dalam waktu dekat tahun ini dan sepertinya jembatan Alakkangnge Desa Manuba Kecamatan Mallusetasi,”kata Runny.
“Terkait anggaran dan teknisnya saya tidak hafal semuanya akan tetapi jembatan Alakkangnge akan di kerjakan Minggu depan,”ujarnya.
“Intinya jembatan Alakkangnge masih proses pengadaan di ULP dan semoga tidak ada kendala dalam prosesnya ,”kunci Runny. (Aril)





Tinggalkan Balasan