ENREKANG, HBK – Semangat menjaga kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Enrekang.

Komunitas Peduli Lingkungan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Enrekang dan Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Enrekang menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Wilayah Sungai Saddang (SWISS), Jumat (7/8/2026).

Dengan bergotong royong, peserta menyisir kawasan taman hingga sepanjang bantaran Sungai Saddang untuk membersihkan sampah yang berserakan. Aksi tersebut menjadi wujud kepedulian bersama terhadap salah satu ruang terbuka publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat Enrekang.

Kawasan SWISS selama ini menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi warga, terutama pada sore hari. Masyarakat memanfaatkannya untuk berolahraga, bersantai, menikmati suasana sungai, hingga berkumpul bersama keluarga.

Tingginya aktivitas masyarakat membuat kebersihan kawasan tersebut membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, aksi ini tidak semata-mata dilakukan untuk mengangkat sampah, tetapi juga membawa pesan penting agar setiap pengunjung ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan fasilitas publik.

Kolaborasi Komunitas Peduli Lingkungan, DLH, dan HIPSI Enrekang sekaligus menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Partisipasi komunitas, insan pers, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Melalui aksi tersebut, masyarakat juga diajak membangun kebiasaan sederhana namun berdampak besar, yakni tidak membuang sampah sembarangan dan memastikan sampah ditempatkan pada fasilitas yang telah disediakan.

Gerakan ini diharapkan mampu menjadi edukasi sekaligus contoh nyata bagi masyarakat, khususnya pengunjung kawasan SWISS, bahwa menjaga kebersihan ruang publik merupakan tanggung jawab bersama.

Komunitas Peduli Lingkungan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat. Dengan keterlibatan bersama, kawasan Sungai Saddang diharapkan tetap terjaga sebagai ruang publik yang bersih, asri, sehat, dan nyaman.

Lebih dari sekadar kerja bakti, aksi tersebut membawa pesan bahwa menjaga Sungai Saddang berarti menjaga salah satu bagian penting dari lingkungan dan ruang hidup masyarakat Enrekang untuk dinikmati hari ini maupun generasi mendatang.

(P. NUNU)