KUALA LUMPUR, HBK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Dr. Ns. Muh. Yusuf Tahir, M.Kes., M.Kep., tampil sebagai Guest Lecturer (Dosen Tamu) di Sunway University Kuala Lumpur, salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Malaysia yang masuk dalam jajaran universitas terbaik dunia versi QS World University Rankings.

Kehadiran Dr. Yusuf Tahir di kampus bergengsi tersebut menjadi bukti bahwa sumber daya manusia asal daerah mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan di tingkat internasional. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Yusuf membawakan kuliah umum bertajuk “Advancing HIV/AIDS Research, Nursing, Health Policy and Community Engagement”, yang mengupas berbagai perkembangan riset HIV/AIDS, peran strategis profesi keperawatan, kebijakan kesehatan, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Saat ini, selain berkiprah sebagai dosen di STIKes Panakkukang Makassar, Dr. Yusuf Tahir juga mengemban amanah sebagai Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap dan Staf Ahli DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Pengalaman akademik dan keterlibatannya dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat menjadi nilai tambah yang memperkaya materi yang disampaikan kepada para mahasiswa dan akademisi di Sunway University.

Dalam paparannya, Dr. Yusuf menekankan bahwa tantangan kesehatan global saat ini tidak lagi dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan medis semata. Diperlukan kolaborasi lintas disiplin ilmu, penguatan riset berbasis bukti, penyusunan kebijakan kesehatan yang adaptif, serta partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Materi yang disampaikan mendapat apresiasi tinggi dari kalangan akademisi Sunway University. Prof. Khatijah Abdullah dan Lim Geok Khim selaku Head of School of Nursing Sunway University memberikan penghargaan atas kontribusi pemikiran dan pengalaman yang dibagikan dalam forum akademik tersebut.

Tidak hanya itu, Dr. Yusuf bahkan mendapat undangan khusus untuk kembali mengisi kuliah pada semester berikutnya. Undangan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kualitas akademik sekaligus kompetensi yang dimiliki putra daerah asal Sidrap tersebut.

“Alhamdulillah, ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan masyarakat Sidrap, Sulawesi Selatan, dan Indonesia. Saya berharap kesempatan ini dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, baik dalam bidang penelitian, pendidikan, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Dr. Yusuf saat dihubungi, Kamis (25/6/2026).

Pencapaian ini sekaligus menunjukkan bahwa akademisi Indonesia memiliki kapasitas untuk tampil sejajar di forum internasional. Di tengah persaingan global yang semakin kompetitif, kehadiran Dr. Yusuf Tahir di Sunway University menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Sidrap dan Sulawesi Selatan, bahwa kerja keras, dedikasi, dan komitmen terhadap dunia pendidikan mampu membuka jalan menuju panggung dunia.

Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi nyata kerja sama akademik antara STIKes Panakkukang Makassar dan Sunway University Kuala Lumpur. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antarperguruan tinggi, mendorong pertukaran ilmu pengetahuan, memperluas jejaring riset internasional, serta meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan di Indonesia.

Sebagai salah satu universitas terkemuka di Malaysia yang berlokasi di Petaling Jaya, Kuala Lumpur, Sunway University dikenal memiliki standar akademik tinggi dan sangat selektif dalam memilih akademisi internasional yang diundang sebagai dosen tamu. Karena itu, kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Yusuf Tahir menjadi prestasi yang patut diapresiasi sekaligus membanggakan bagi masyarakat Sidrap dan Sulawesi Selatan.

Dari Bumi Nene Mallomo menuju panggung akademik internasional, Dr. Yusuf Tahir telah membuktikan bahwa putra daerah mampu menjadi duta ilmu pengetahuan yang membawa nama daerah dan bangsa ke tingkat yang lebih tinggi. (Arya)