ENREKANG, HBK  — Kembalinya Ilham Arief Sirajuddin (IAS) ke Partai Golkar dan terpilih memimpin DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan disambut optimisme jajaran Golkar Kabupaten Enrekang.

Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Enrekang, M. Arfan Renggong, bahkan menyebut kembalinya IAS sebagai sebuah berkah, khususnya bagi perjalanan politik Golkar Enrekang ke depan.

Pernyataan itu disampaikan Arfan saat menyambut kunjungan Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, IAS, di Kantor Golkar Enrekang, Selasa (11/8/2026).

Kedatangan IAS mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus dan kader. Sekitar 300 kader dan pengurus Golkar disebut hadir dalam pertemuan tersebut.

Di hadapan para kader, Arfan mengungkapkan bahwa IAS bukanlah figur asing dalam peta politik Kabupaten Enrekang.

Menurutnya, IAS selama ini memiliki jaringan dan kekuatan politik yang cukup diperhitungkan di daerah tersebut.

Pengalaman dalam berbagai kontestasi politik, kata Arfan, menunjukkan bahwa berhadapan dengan kekuatan politik IAS di Enrekang bukan perkara mudah.

“Selama ini sulit berlawanan dengan kekuatan IAS di Enrekang. Mau kontestasi politik apa pun, karena Enrekang basisnya,” ujar Arfan.

Kondisi itulah yang membuat Arfan menilai kembalinya IAS ke Golkar membawa keuntungan tersendiri bagi partai berlambang pohon beringin tersebut.

Jika sebelumnya kekuatan dan jaringan politik IAS berada di luar struktur Golkar, kini kekuatan tersebut kembali berada dalam satu rumah politik bersama para kader Golkar.

“Sekarang IAS sudah kembali ke Golkar, kami semakin yakin dan percaya diri,” katanya.

Arfan menilai momentum tersebut dapat menjadi suntikan energi baru bagi seluruh kader, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi menghadapi berbagai agenda politik mendatang.

Ia berharap kehadiran IAS mampu menyatukan kekuatan dan membangkitkan kembali semangat kader hingga struktur partai di tingkat bawah.

Bagi Golkar Enrekang, lanjut Arfan, kembalinya IAS bukan sekadar bergabungnya kembali seorang tokoh politik. Lebih dari itu, Golkar mendapatkan tambahan kekuatan dari figur yang dinilai memiliki basis, jaringan, serta pengalaman politik yang panjang.

“Ini berkah bagi Golkar Enrekang,” tegas Arfan.

IAS: Kekuatan Golkar Ada pada Seluruh Kader

Menanggapi sambutan tersebut, IAS menyampaikan apresiasi atas penerimaan jajaran pengurus dan kader Golkar Enrekang.

IAS mengatakan kepercayaan yang diberikan kepadanya setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan merupakan amanah yang harus dijawab melalui kerja organisasi dan kebersamaan seluruh kader.

Ia menekankan, kebangkitan dan kekuatan Golkar tidak boleh hanya bergantung pada satu figur, termasuk dirinya sebagai ketua.

Menurut IAS, struktur organisasi yang solid dan kader yang bekerja hingga tingkat akar rumput merupakan modal utama untuk memperkuat posisi Golkar di tengah masyarakat.

“Yang membuat partai kuat adalah seluruh kadernya,” tegas IAS.

Karena itu, IAS berharap antusiasme yang muncul setelah dirinya kembali ke Golkar tidak berhenti pada penyambutan ataupun euforia politik semata.

Semangat tersebut, menurutnya, harus diterjemahkan menjadi kerja nyata untuk memperkuat konsolidasi, membangun soliditas serta menggerakkan mesin partai hingga ke tingkat paling bawah.

Kunjungan IAS ke Enrekang sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan konsolidasi dengan jajaran Golkar di daerah setelah dirinya mendapat kepercayaan memimpin Golkar Sulawesi Selatan.

Bagi Golkar Enrekang, kehadiran IAS membawa harapan baru. Kekuatan politik yang sebelumnya berada di luar kini kembali berada dalam satu barisan, menjadi modal untuk menatap agenda politik Golkar ke depan.

(Abbas)