BARRU, HBK, – Kedatangan Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Ir. H. Teguh Iswara Suardi ST, MSC di Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, disambut meriah dengan tarian khas Paduppa serta kehadiran ratusan konstituen dari seluruh wilayah kecamatan tersebut pada Rabu (29/7/2026). Ia didampingi mantan Bupati Barru sekaligus Ketua DPD NasDem Barru, Ir. Suardi Saleh, M.Si.
Kegiatan reses yang berlangsung di Gedung Serbaguna PKG Mallusetasi diawali dengan doa yang dipimpin Ustadz Muhammad Rahman. Turut hadir mendampingi Kapolsek Mallusetasi Iptu Muhammad Tang, Sekretaris Kecamatan Mallusetasi Syarifuddin, serta tokoh masyarakat setempat Muhammad Malik.
Lima Tahun Kinerja: Ribuan Bantuan Telah Dirasakan Masyarakat
Dalam laporannya, Sekcam Mallusetasi Syarifuddin menyampaikan rangkuman komprehensif hasil kerja selama lima tahun berupa realisasi berbagai bantuan yang diperjuangkan melalui Anggota Komisi V DPR RI tersebut. Mulai dari program bedah rumah, penerangan jalan umum, hingga fasilitas sanitasi seperti WC umum kini sudah dinikmati warga setempat.

Sementara itu, Suardi Saleh dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Teguh Iswara Suardi yang telah menepati janji kampanye. “Kita patut bersyukur, hampir 1.000 unit bedah rumah dan WC umum, serta berbagai lampu jalan sudah terpasang dan bermanfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengingatkan warga untuk melengkapi persyaratan administrasi sesuai ketentuan kelompok sasaran agar bantuan dapat diterima dengan lancar. Tak lupa ia menyampaikan pesan penting: “Ingatlah dukungan saudara sekalian hingga tahun 2029.”
Teguh Iswara: Terus Perjuangkan Kesejahteraan Barru
Dalam pemaparannya, Teguh Iswara Suardi mengawali dengan ucapan terima kasih kepada tokoh masyarakat H. Ady dan Syeh Kutubuddin yang senantiasa mendampingi perjalanan tugasnya. Ia menegaskan seluruh program yang telah disalurkan hendaknya dimanfaatkan sesuai peruntukan.
“Di tengah kondisi efisiensi anggaran pusat maupun daerah, kami telah merealisasikan 1.000 unit bedah rumah, 150 titik lampu jalan baru, serta 440 unit bantuan toilet umum,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi V, ia menjelaskan sektor yang menjadi tanggung jawabnya meliputi Kementerian PUPR, Badan Penanggulangan Bencana, Kementerian Perhubungan, Transmigrasi, Kementerian Desa, hingga beasiswa dan sektor perkeretaapian. “Kami terus mendorong percepatan pembangunan jalur kereta api agar segera dapat dinikmati masyarakat,” tambahnya.
Dengan perolehan suara lebih dari 70 persen di Barru dan masuk dalam Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II, Teguh berjanji akan terus berupaya menghadirkan sebanyak-banyaknya manfaat bagi daerah asalnya. “Saya berharap tak ada lagi rumah tak layak huni di Barru. Seluruh aspirasi warga Mallusetasi akan kami perjuangkan selaras dengan aturan dan program pemerintah pusat maupun daerah,” ucapnya.

Serap Berbagai Aspirasi Warga
Dalam sesi dialog, Ketua BPD Desa Manuba, Awaluddin mengusulkan perbaikan jalan, jembatan, serta bantuan kepesertaan BPJS. Teguh mencatat usulan tersebut dan menjelaskan bahwa sebagian merupakan kewenangan pemerintah daerah, namun dirinya akan berupaya menjembatani koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Terkait BPJS, ia akan menyinkronkan usulan tersebut dengan Komisi X DPR RI.
“Kami bekerja sesuai aturan, termasuk penetapan kelompok penerima manfaat. Ada warga yang rumahnya sudah tak layak huni namun masuk dalam kelompok sasaran yang berbeda, sehingga perlu penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Warga Desa Kupa meminta pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu seperti menjahit, pembuatan kue dan makanan, serta harapan adanya bendungan di Sungai Kupa untuk mendukung irigasi pertanian. Sementara warga Kelurahan Mallawa mengusulkan pembangunan tanggul penahan ombak yang mulai menggerus pemukiman, serta penambahan kuota beasiswa PIP.
Menanggapi hal itu, Teguh menyatakan akan berkoordinasi dengan Komisi IX untuk program pelatihan keterampilan. Terkait PIP yang sudah diterima 500 siswa, meski bukan kewenangan Komisi V, ia akan berupaya menambah kuota. Untuk tanggul laut, ia akan meminta instansi terkait segera melakukan peninjauan lokasi.
Terakhir, warga Kelurahan Palanro meminta pelebaran saluran drainase yang mulai menyempit. Teguh menegaskan akan tetap mengoordinasikan usulan tersebut meskipun masuk ranah kewenangan pemerintah daerah kabupaten, guna menghindari tumpang tindih penanganan serta memastikan aspirasi masyarakat tetap terakomodir dengan baik kami upayakan koordinasikan.(Ril)




Tinggalkan Balasan