SIDRAP, HBK – Kontingen Kabupaten Luwu Timur tampil penuh percaya diri pada ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), 2–6 Juli 2026.

Dengan kekuatan sekitar 2.130 guru, Luwu Timur datang membawa semangat besar untuk mengukir prestasi sekaligus mempererat silaturahmi antarpendidik se-Sulawesi Selatan.

Dari ribuan peserta yang diberangkatkan, sebanyak 124 atlet didampingi 24 pelatih dan ofisial siap bertanding pada 24 cabang olahraga dan seni.

Sejumlah cabang yang diikuti antara lain Petanque, Pickleball, Mendongeng, serta berbagai nomor perlombaan lainnya yang menjadi bagian dari Porsenijar tahun ini.

Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST, IPM, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kompetensi, sekaligus membangun semangat sportivitas di kalangan para guru.

Ia berharap seluruh peserta dari Luwu Timur mampu menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana memperkuat solidaritas dan kolaborasi antarpendidik di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si, didampingi Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si, mengaku optimistis kontingennya mampu memenuhi target yang diberikan Bupati Luwu Timur, yakni menembus lima besar klasemen akhir Porsenijar Sulsel 2026.

“Insyaallah kami optimistis bisa memberikan hasil terbaik. Target dari Bapak Bupati adalah minimal masuk lima besar. Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh atlet dapat bertanding maksimal,” ujarnya.

Tak hanya menyoroti persiapan atlet, Raoda juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap dan panitia penyelenggara yang dinilainya memberikan pelayanan terbaik sejak kedatangan rombongan Luwu Timur.

“Luar biasa pelayanan teman-teman di Sidrap. Sejak kami datang, sambutannya sangat ramah. Mulai dari penjemputan, pendampingan, hingga pelayanan di lokasi penginapan semuanya sangat baik. Kami benar-benar merasa dihargai sebagai tamu,” katanya.

Sebelumnya, saat tiba di Sidrap Slsebagai bentuk penghormatan kepada para peserta, panitia Porsenijar menyerahkan cenderamata khas Kabupaten Sidrap berupa beras dan telur kepada Kontingen Luwu Timur.

Cenderamata tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si., bersama Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si.

Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 menjadi salah satu agenda terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini diikuti sekitar 64 ribu peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan dipusatkan di berbagai venue selama 2–6 Juli 2026.

Dengan semangat kompetisi yang tinggi, target prestasi yang jelas, serta pelayanan yang mendapat apresiasi dari berbagai kontingen, keikutsertaan Luwu Timur diharapkan mampu menghasilkan prestasi membanggakan sekaligus memperkuat persaudaraan dan solidaritas antarguru di Sulawesi Selatan. (Arya)