BARRU,HBK – Proyek Perintisan Jalan Tani Dusung di Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, dinilai molor dan belum rampung hingga kini. Pengerjaan yang direncanakan menjadi jalan beton justru berlangsung bertahap dengan perubahan anggaran yang memicu pertanyaan dari LSM dan pengawas.

Berdasarkan papan proyek tertulis tahun 2025, kegiatan ini memiliki anggaran Rp54.348.110 untuk ruas sepanjang 104 meter.

Perawati H Sukiman Kepala Desa Cilellang yang coba di konfirmasi (24/6/2026) di kantornya sedang tidak berada di tempat.

Namun melalui Sekretaris Desa Cilellang Erwinsyah (24/6/2026) di kantornya mengatakan bahwa awalnya rencana ini dianggarkan lebih dari Rp100 juta untuk pembangunan jalan beton penuh.

“Karena adanya pemotongan anggaran, pada tahap pertama tahun 2025 hanya tersedia dana sekitar Rp30 juta,” ungkaonya.

“Sehingga pekerjaan hanya disesuaikan. Tahun 2026 baru ditambah lagi Rp30 juta yang dipakai untuk penimbunan dan pengerasan tanah saja. Hingga kini, lapisan beton utama belum dikerjakan dan masih menunggu anggaran tambahan,”jelasnya.

Lanjut Sekdes pengerjaan bertahap mengikuti ketersediaan dana,jika ada anggaran lanjutan, rabat beton akan segera dikerjakan.

Awar Kundjung Devisi Media LSM KPK Tipikor Kabupaten Barru mengungkap bahwa di lapangan terlihat badan jalan hanya berupa tanah dan rumput, baru dilengkapi dinding penahan di kedua sisi belum sesuai rencana jalan beton yang dijanjikan bahkan ini proyek mengndang tanda tanya sebab selesainya dan dikerjakannya pada tahun 2025 lalu, kemudian kenapa baru di laksanakan 2026 ini.

“Proyek ini molor, belum rampung, dan anggarannya berubah-ubah,Kami tanya apakah ada revisi resmi dan apakah penggunaan dana anggaran sudah sesuai ketentuan,” tegas Awar.

“Dilokasi itu masyarakat berharap proyek ini segera diselesaikan agar akses jalan pertanian dapat berfungsi maksimal dan tidak berlarut-larut sehingga dapat dilalui dan dinikmati warga,”tutup Awar.(Arl)