SIDRAP, HBK  — Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar ujian skripsi di ruang ujian FKIP, Jumat (22/5/2026).

Ujian tersebut diikuti oleh mahasiswi, Tri Rahmadani, yang mengangkat judul penelitian “Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) Berbasis Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas XI SMAN 6 Sidrap”.

Dalam ujian itu, Tri Rahmadani mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji.

Tim tersebut terdiri atas Suleha, S.Pd., M.Pd sebagai ketua penguji, Kamal, S.Pd., M.Pd sebagai sekretaris penguji, Dr. Aswadi, S.Pd., M.Pd selaku pembimbing I, Rosmini Kasman, S.Pd., M.Pd sebagai pembimbing II, serta Dr. Suhartini K, S.Pd., M.Pd sebagai anggota penguji.

Dalam pemaparannya, Tri Rahmadani menjelaskan bahwa penerapan model Project Based Learning (PJBL) berbasis pendekatan pembelajaran mendalam memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis puisi siswa.

“Model PJBL berbasis pembelajaran mendalam ini mampu meningkatkan kreativitas dan keterlibatan siswa. Mereka tidak hanya menulis, tetapi juga memahami makna dan emosi yang ingin disampaikan dalam puisi,” ujar Tri Rahmadani di hadapan tim penguji.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan tersebut membuat siswa lebih aktif dan percaya diri dalam menuangkan gagasan.

“Siswa menjadi lebih berani berekspresi. Hasil puisinya pun lebih hidup karena mereka benar-benar memahami apa yang ditulis,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penguji, Suleha, menyampaikan apresiasi atas penelitian yang dilakukan.

“Penelitian ini cukup relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Model PJBL dapat menjadi alternatif bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menulis, khususnya puisi,” kata Suleha.

Ia berharap hasil penelitian tersebut tidak hanya berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat diterapkan di sekolah.

“Kami berharap penelitian ini bisa menjadi referensi bagi para guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan kreatif di kelas,” tutupnya.