SIDRAP, HBK — Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Nur Fathain, melaksanakan Seminar Proposal Tesis di Ruang Ujian B07, Jumat (8/5/2026).

Dalam seminar tersebut, Nur Fathain mengangkat penelitian berjudul “Implementing Word Puzzle as Media for Teaching Vocabulary in SMP Muhammadiyah Pangsid”.

Penelitian itu membahas pemanfaatan media permainan kata atau word puzzle sebagai sarana meningkatkan penguasaan kosakata siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

Kegiatan seminar berlangsung lancar dan dihadiri tim penguji serta dosen pembimbing. Dr. Suhartini Khalik bertindak sebagai ketua penguji, Isumarni sebagai sekretaris penguji, dan Sitti Aisa sebagai anggota penguji. Adapun dosen pembimbing terdiri atas Dr. Buhari selaku pembimbing pertama dan Nurul Faradillah sebagai pembimbing kedua.

Dalam pemaparannya, Nur Fathain menjelaskan bahwa penggunaan media word puzzle diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan.

Dengan metode tersebut, siswa dinilai lebih mudah memahami serta mengingat kosakata Bahasa Inggris.

Ia menambahkan, penelitian tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di tingkat sekolah menengah pertama.
Menanggapi seminar itu, Dr. Sam Hermansyah mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menghadirkan inovasi pembelajaran Bahasa Inggris yang kreatif dan aplikatif.

Menurut dia, penelitian semacam itu penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

“Penelitian seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat akademik, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata di sekolah untuk membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif,” ujar Dr. Sam yang nerupakan Kaprodi Bahasa Inggris.

Ia juga berharap mahasiswa terus mengembangkan budaya riset dan inovasi agar mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Sidenreng Rappang dan Sulawesi Selatan pada umumnya.