BARRU, HBK – Kegiatan proyek Kementerian Pekerjaan Umum pada program kegiatan Rehabilitasi dan Renovasi PHTC Sulawesi Selatan pada MTSS DDI Cilellang diyakini telah selesai dikerjakan.

Alasannya sudah hampir 1 minggu tidak ada lagi aktifitas kegiatan pekerjaan di dalam gedung maupun diluar gedung bangunan DDI MTSS Cilellang pada Kamis (16/4/2026).

Bahkan para pekerja pembangunan gedung sekolah DDI MTSS tidak ditemukan di lokasi bangunan, dan sepertinya semua pekerja sudah meninggalkan lokasi kegiatan sejak beberapa waktu lalu.

Konsultan Pengawas Fikri Idris yang coba dikonfirmasi Kamis (16/4/2026) via WhatsApp di 0i85319242633 terkait kegiatan ini belum merespon panggilan dan pesan whatsapp.

Kemudian Proyek Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Prasarana Strategis tersebut berdasarkan papan imformasi yang terpasang dilokasi DDI MTSS Cilellang dianggarkan senilai 14 miliar lebih dengan estimasi 8 unit bangunan sekolah yang tersebar di beberapa daerah diantaranya :

1.Mis Yapit Paranakeng 2 di Kabupaten Gowa,2.MTSS Pammase Kabupaten Gowa,3.MIS Sawakong Kabupaten Takalar,4.MTSS Nurfadillah Kabupaten Gowa 5.MTSS DDI Cilellang Kabupaten Barru,6.MTSS At Taufiq Padaelo Kabupaten Barru,7.MTSS Al Badar Bilalang Kota Parepare dan 8.MTSS Bulu-Bulu Kabupaten Jeneponto.

Sementara itu berdasarkan tanggal kontrak kerja dan SPMK dikerjakan pada tanggal 24 November 2025 tahun lalu,dan dilaksanakan PT Poleonro Arta Konstruksi,dengan waktu pelaksanaanya tergolong lama selama 7 bulan atau 210 hari kalender dan sepertinya kegiatan DDI MTSS Cilellang cepat selesai dan tersisa masa waktu 1 bulan pembangunan.

Dilain pihak Kepala Sekolah DDI MTSS Cilellang Adhi Supriadi yang dihubungi secara terpisah mengatakan tidak dapat menjelaskan terkait bangunan sekolah sebab bukan pihak penyelenggara kegiatan.

Namun menurutnya yang lebih tahu itu adalah pihak dari PUPR,Kontraktor serta Konsultan dan untuk sementara ini siswa dan siswi beserta guru DDI MTSS masih menumpamg belajar mengajar di Gedung SD Negeri Cilellang.

“Adapun terkait pembangunan sekolah DDI MTSS Cilellang kami tidak punya akses dan tidak bisa berkomentar banyak sebab tidak punya kewenangan dan tidak tahu secara teknis terkait RAB maupun Gambar Bangunan, “jelasnya.

“Selaku Kepala. Sekolah DDI MTSS Cilellang kami hanya terima jadi dan secara jujur kami lihat kegiatan dari awal untuk bangunan pertama DDI MTSS dibangun sederhana namun setelah jadi seperti itu kami lihat hasilnya sekarang adalah bangunan sekolah DDI MTSS yang cukup mewah, “kunci Adhi.(Ril)