BONE, HBK — Upaya meningkatkan literasi dan budaya membaca di kalangan anak-anak terus menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin, pada Kamis, 17 Juli 2025, Riri Meisa Pratiwi, salah satu peserta KKN-T, melaksanakan program edukatif berupa sosialisasi pojok baca dan penyerahan buku bacaan kepada siswa-siswi SD Inpres 6/80 Latellang, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas tersebut menyasar siswa kelas 4 dan 5, dengan harapan menanamkan kebiasaan membaca sejak dini serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kreatif, dan inspiratif.
Dalam pemaparannya, Riri menjelaskan pentingnya membaca sebagai gerbang pengetahuan dan sarana pengembangan imajinasi anak.
Ia juga mengenalkan konsep pojok baca—ruang kecil namun bermakna besar dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah dasar.
“Buku adalah jendela dunia. Melalui pojok baca, kami ingin menghadirkan suasana belajar yang lebih hidup dan mendorong siswa agar menjadikan membaca sebagai bagian dari keseharian mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung interaktif. Selain penyuluhan ringan mengenai manfaat membaca, mahasiswa juga mengajak siswa untuk mendengarkan cerita anak, berdiskusi ringan tentang isi cerita, serta memberikan motivasi agar mereka berani bercita-cita tinggi dan mencintai dunia buku.
Buku bacaan yang diserahkan kepada sekolah terdiri atas berbagai jenis, mulai dari cerita rakyat, buku bergambar, komik edukatif, hingga novel anak. Penyerahan buku dilakukan secara simbolis oleh mahasiswa dan diterima langsung oleh Kepala SD Inpres 6/80 Latellang, yang turut mengapresiasi kegiatan ini dan memberikan dukungan penuh atas keberlanjutan program pojok baca di sekolah.
“Kami sangat terbantu dengan inisiatif mahasiswa KKN ini. Anak-anak terlihat antusias, dan kami berharap program ini bisa memantik semangat belajar yang lebih tinggi di kalangan siswa,” ujar Kepala Sekolah.
Program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata mahasiswa KKN-T dalam pengembangan pendidikan dasar di desa, sekaligus mendukung misi Universitas Hasanuddin dalam mencetak generasi muda yang literat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pojok baca tidak hanya menjadi sudut kecil di dalam kelas, melainkan menjadi ruang besar bagi lahirnya semangat baru dalam dunia pendidikan desa. (Arya/*)




Tinggalkan Balasan