ENREKANG, HBK — Dampak bencana akibat curah hujan yang masih tinggi di awal Juni ini, menyebabkan kondisi tanah longsor dan berpotensi dapat berimbas pada kondisi tower no.149 SUTT 150 KV pada jalur instalasi Sidrap-Makale, sehingga segera dilakukan penanganan intensif agar tidak terdampak pada tapak tower akibat terjadinya longsor atau pergeseran tanah.

Hal itupun manajemen personalia ULTG Sidrap langsung  bergerak melakukan tindakan Evaluasi dan pengawasan.

Adapun tindakan sementara, dilakukan pekerjaan pemasangan Terpal tambahan dan memasang karung penghalang tanah longsoran, dilakukan tim gabungan Harjar, TAD, Jargi Enrekang dan PGP ULTG Sidrap Untuk mempertahankan posisi Tower transmisi tetap Aman.

Tindakan antisifasi pengamanan tapak tower ini berjalan dengan lancar dan berhasil dilakukan tanpa memerlukan adanya pemadaman.

“Alhamdulillah, semua titik yang kita curigai terdampak longsor sudah kami antisipasi detail agar tidak terganggu jalur Sidrap-Makale,”ungkap Penanggung jawab Area sekaligus Manajer PT.PLN (Persero) ULTG Sidrap Samsu, Senin (10/06/2024).

Samsu berharap dengan kondisi adanya bencana ini arus listrik pada sejumlah area tidak terganggu fatal dan pasokan listrik tetap terjaga,”tandasnya. (Moel)