BARRU,HBK – Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Mallawa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru di soal warga sekitar diduga terkait minimnya pelibatan warga sekitar menjadi tenaga kerja di SPPG MBG pada Sabtu 14 Februari 2026.
“Banyak warga Mallawa mempertanyakan keberadaan tenaga kerja SPPG MBG Mallawa yang kurang mengakomodir warga sekitar lokasi MBG tersebut,” ungkap Suardi C (57) selaku tokoh masyarakat Kelurahan Mallawa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru ditemui Sabtu 14 Februari 2026 di rumahnya.
“Pelibatan warga sekitar dalam kegiatan SPPG MBG disini tidak ada.Yah mininal ada yang menjadi tenaga dapur atau pekerjaan lainnya,akan tetapi yang ada rata-rata pekerja dari Bojo yang masuk,” jelasnya.

“Padahal jauh-jauh hari sebelum SPPG MBG beroperasi tidak sedikit warga Mallawa mendaftar ingin masuk bekerja di SPPG MBG Mallawa,akan tetapi pada kenyatannya tidak ada yang di akomodir,”jelasnya.
Hal yang sama juga dilontarkan AJay (65) warga Kelurahan Mallawa beberapa waktu lalu akibat kerabatnya pernah mendaftar namun tidak diterima.
“Susah di SPPG MBG Mallawa kebanyakan orang dari luar kampung yang masuk di pekerjakan bukan warga Mallawa,padahal semestinya warga sekitar diutamakan dalam perekrutan tenaga kerja,”terangnya.
Kendati demikian Nurul Magfira selaku Kepala SPPG MBG Mallawa di dampingi
Muhannad Fikri Ramadhan S,TRP selaku Koordinator Wilayah Kecamatan ditemui 14 Februari 2026 di kantornya membantah hal tersebut.
” Tenaga kerja disini sudah cukup sudah ada 30 orang yang secara rutin bekerja sesuai prosedur SPPG MBG ada yang domisili di Mariorio ada di Mallawa dan Palanro serta Bojo,dengan jumlah penerima manfaat sekitar 997 orang anak sekolah dan ibu Hamil dan Menyusui tersebar di area Mallawa,Desa Kupa dan Bojo,”tandasnya.

“Menyangkut proses perekrutan tenaga kerja kami tidak tahu menahu sebab bukan kewenangan kami melainkan ada yayasan yang menyeleksi,” ujarnya
Nurul menambahkan bahwa SPPG MBG Mallawa sudah berjalan,ini masuk Minggu ke 2 sejak dibuka, dan Alhamdulillah tetap berjalan lancar.
Sementara itu Fikri menambahkan bahwa untuk Yayasan Adi kami terdapat 4 SPPG yang di kelola yaitu SPPG di Kelurahan Mallawa dan Binuang dan semua fasiltasnya sudah lengkap,” ujarnya
“Seperti contoh SPPG Mallawa yang awalnya tidak ada pagar pembatas,sekarang sudah ada dan sterilisasi ruang dapur SPPG Mallawa dan kebersihan sekitar rutin dijaga setiap hari,”tutup Fikri.(Ril)




Tinggalkan Balasan