BARRU,HBK – Wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus mempererat sinergitas antara ulama dan umara, Kapolres Barru AKBP Suryo Wibowo, S.I.K., menghadiri kegiatan Launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Zam-Zam untuk jenjang TK-IT, SD-IT, SMP-IT dan SMA-IT Tahun Pelajaran 2027/2028, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WITA di Masjid Baiturrahman H. Lawe, Jalan Poros Parepare–Makassar, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, tersebut dirangkaikan dengan ceramah agama yang dibawakan oleh Ust. H. Muhammad Nur Maulana atau yang akrab disapa Ustaz Maulana. Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari para wali murid serta undangan lainnya.

Kehadiran Kapolres Barru didampingi Wakapolres Barru Kompol Hardjoko, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Barru Ny. Rinda Suryo Wibowo bersama pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Barru, para Kabag dan Kasat Polres Barru, serta sejumlah personel Polsek Barru. Turut hadir unsur TNI, pemerintah kelurahan, Dinas Pendidikan, pihak yayasan, tenaga pendidik, dan tokoh masyarakat.

Kehadiran Kapolres Barru dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya pendidikan Islam yang berperan penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, beriman, berkarakter, serta memiliki akhlak mulia.

Selain itu, momentum tersebut menjadi sarana memperkuat hubungan dan sinergitas antara ulama dan umara, yakni para tokoh agama dengan unsur pemerintahan dan aparat negara, dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, aman, dan kondusif.

Dalam sambutannya, H. Husain Saide selaku Kepala Yayasan Zam-Zam Center menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan pendidikan SIT Zam-Zam. Ia berharap lembaga pendidikan tersebut terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam mempersiapkan masa depan putra-putrinya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ust. H. Muhammad Nur Maulana mengangkat tema “Akhlak, Ilmu dan Al-Qur’an”. Ia mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan akhlak. Menurutnya, ilmu mengajarkan seseorang untuk membedakan hal yang benar dan salah, sedangkan akhlak membimbing manusia untuk menghormati sesama, bertutur kata santun, dan senantiasa berbuat baik.

Ustaz Maulana juga mengutip QS. Al-Mujadilah ayat 11 tentang janji Allah SWT mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dengan senantiasa membaca, memahami, serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres Barru menambahkan bahwa dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan ini juga mencerminkan komitmen keluarga besar Polri untuk terus membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil bagian dalam mendukung kegiatan sosial, keagamaan, serta pembangunan sumber daya manusia.

Hal tersebut sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, bahwa Polri merupakan bagian dari masyarakat yang senantiasa hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen bangsa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara ulama, umara, lembaga pendidikan, Bhayangkari, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang religius, damai, serta mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang unggul, berilmu, dan berakhlak mulia.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(Tas/Ril)