SINJAI, HBK – Pemerintah Kabupaten (pemkab) mengikuti pelepasan secara simbolis bantuan produk susu di Aula Baruga Asta Cita dan Pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (5/10/2026).
kegiatan tersebut melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai, Andi Ariany Djalil, yang mewakili Bupati Sinjai.
Bantuan tersebut merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penyaluran bantuan susu bagi anak usia lima tahun ke atas dan ibu hamil mulai diperkuat sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sinjai.
Bantuan ini menyasar kelompok yang membutuhkan dukungan asupan gizi, khususnya anak usia lima tahun ke atas dan ibu hamil. Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah menyalurkan sekitar 5.000 karton atau 180.000 pcs susu Dancow UHT kemasan 110 ml untuk didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Kepala DP3AP2KB Sinjai, Andi Ariany Djalil mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang turut membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat di daerah.
βAlhamdulillah, hari ini kita kembali mendapatkan perhatian dari KemenPPPA melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yakni pemberian bantuan susu bagi anak usia lima tahun ke atas,β ujar Ariany.
Menurutnya, bantuan tersebut perlu diikuti dengan pengelolaan data penerima yang akurat agar manfaat program benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Karena itu, ia mendorong tim terpadu di Kabupaten Sinjai segera melakukan koordinasi untuk memastikan data calon penerima telah sesuai dengan kondisi di lapangan.
βKe depan, kita berharap teman-teman dari tim terpadu untuk segera melakukan rapat koordinasi,β katanya.
Pemkab Sinjai berharap bantuan tersebut dapat mendukung pemenuhan gizi kelompok sasaran sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam upaya menekan angka stunting. (*)


Tinggalkan Balasan