BARRU,HBK – Percepatan pembangunan gedung sekolah rakyat di Lawallu Soppeng Riaja Barru yang di genjot beberapa pekan terakhir berbuah hasil yang memuaskan.

Pada area gedung tampak seluruh struktur gedung bangunan sudah berdiri kokoh dan tersisa pekerjaan finishing.

“Malah semua instalasi saluran perpipaan dan pembuang serta kelistrikan telah terpasang, “kata Rayi ST salah satu arsitek Instalasi Sekolah Rakyat ditemui Rabu (29/7/2026) di sekitar area Sekolah Rakyat.

“Kalo tidak salah yang ada sekarang itu adalah persiapan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) adapun kawan-kawan pelaksana kegiatan pindah berkantor ke area belakang dekat gedung SMA,”ujarnya.

Kendati demikian Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Barru terletak di Desa Lawallu Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Sulawesi Selatan.Proyek berskala nasional ini dibangun khusus untuk membuka akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan kesetaraan dalam belajar.

Pemerintah Kabupaten Barru di bawah pimpinan Bupati Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Bupati Abustan A. Bintang telah memacu pelaksana kegiatan dalam pembangunan Sekolah Rakyat beberapa waktu lalu termasuk kesiapan akhir fasilitas penunjang telah ditinjau langsung oleh jajaran Forkopimda, dengan target operasional dan MPLS yang dijadwalkan pada 31 Juli 2026 besok.

“Rencana peresmian di akhir bulan ini akan dirangkaikan langsung dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta didik,”jelas Hj. Syarifah Ulfiah selaku Kabid Pemberdayaan Dinas Sosial Barru ditemui (29/7/2026) via WhatsApp.

“Kompleks Sekolah Rakyat di Lawallu dirancang dengan konsep sekolah berasrama terpadu (boarding school) yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA,fasilitas yang disiapkan meliputi 8 gedung asrama yang terbagi atas 4 asrama SD, 2 asrama SMP, dan 2 asrama SMA,”ungkapnya.

“Di samping itu SR Lawallu nantinya dilengkapi dengan lapangan mini soccer, serta perencanaan area kolam renang ke depannya.Menyediakan dapur umum terpusat, kantin, gedung serbaguna, rumah susun khusus untuk guru/tenaga kependidikan, serta sistem keamanan CCTV yang terintegrasi di seluruh area.,”kunci Ulfiah.

Adapun pembangunan sarana pendidikan ini di dukung penuh oleh program strategis nasional melalui sinergi bersama Kementerian PUPR dan Kemenko Infrastruktur. Total kucuran dana pembangunan untuk kluster ini mencapai lebih 240 miliar guna memastikan kualitas bangunan fisik sesuai standar nasional.(Ril)