SIDRAP, HBK — Pengiriman 22.930 rak telur atau lebih dari 42 ton ke sejumlah daerah di Indonesia kembali menegaskan posisi Kabupaten Sidrap sebagai salah satu pusat produksi telur ayam ras terbesar di Indonesia.
Aktivitas distribusi yang berlangsung setiap hari ini bukan hanya menjadi indikator tingginya produktivitas peternak lokal, tetapi juga menunjukkan peran strategis Sidrap dalam menjaga pasokan pangan nasional.
Pelepasan tujuh truk pengangkut telur oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menjadi simbol kuat dukungan pemerintah daerah terhadap sektor peternakan yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat.
Nilai ekonomi pengiriman yang mencapai sekitar Rp900 juta dalam satu hari menunjukkan besarnya perputaran ekonomi yang dihasilkan industri peternakan telur di daerah tersebut.
Lebih dari itu, data iSIKHNAS hingga 12 Juni 2026 mencatat pengiriman telur dari Sidrap telah mencapai 962,4 ton atau setara sekitar 530 ribu rak telur dengan nilai ekonomi mencapai Rp20,3 miliar.
Angka ini memperlihatkan bahwa Sidrap tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal dan regional, tetapi juga menjadi pemasok utama bagi sejumlah wilayah di Indonesia, mulai dari Sulawesi hingga Kalimantan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, peternak, pelaku usaha, serta dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program penguatan ketahanan pangan.
Sidrap bahkan kerap mendapat perhatian khusus dari Menteri Pertanian RI karena dinilai berhasil menjaga stabilitas produksi dan distribusi telur di tengah dinamika harga pangan nasional.
Dengan kapasitas produksi yang terus meningkat dan jaringan distribusi yang semakin luas, Sidrap kini tidak hanya dikenal sebagai lumbung beras Sulawesi Selatan, tetapi juga sebagai salah satu sentra telur nasional yang berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas pasokan protein hewani bagi masyarakat Indonesia.
Ke depan, penguatan sektor peternakan, stabilitas harga pakan, dan perluasan pasar menjadi faktor penting agar industri telur Sidrap terus tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. (Ady)




Tinggalkan Balasan