SIDRAP, HBK — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melalui Program Studi Bisnis Digital (Bisdig) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dan kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) berbasis project pada mata kuliah UI & UX.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026, di ruang Prodi Bisnis Digital FEB UMS Rappang.

UTS berbasis project tersebut diampu oleh dosen Muh. Wildan Mauludy dengan pendekatan pembelajaran Outcome Based Education (OBE) yang menekankan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan nyata melalui desain digital yang inovatif, fungsional, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna (user centered design).

Dalam kegiatan ini, mahasiswa diminta untuk merancang desain aplikasi maupun website berdasarkan studi kasus nyata yang ada di lingkungan masyarakat sekitar kampus.

Pendekatan tersebut menjadi implementasi nyata dari semangat “Kampus Berdampak dan Dosen Berdampak”, di mana proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap kebutuhan sosial dan transformasi digital di masyarakat.

Berbagai ide kreatif dan solusi digital berhasil dipresentasikan oleh mahasiswa melalui enam tim project yang mengangkat tema berbeda sesuai kebutuhan pengguna di lapangan, di antaranya:

1. Tim 1 merancang Website Internal SThreeF Boutique guna mempermudah pengelolaan butik secara efektif dan efisien.
2. Tim 2 mengembangkan Website Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital sebagai media informasi, komunikasi, dan pengelolaan organisasi mahasiswa secara digital.
3. Tim 3 menghadirkan Website Sistem Posyandu Sehat Desa untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat desa secara lebih terstruktur dan mudah diakses.
4. Tim 4 merancang Website Sistem Informasi Pengelolaan Tugas Akhir FEB UMS Rappang guna meningkatkan efektivitas administrasi dan monitoring tugas akhir mahasiswa.
5. Tim 5 membuat Website Sistem Pengelola Keuangan Mahasiswa sebagai solusi pencatatan dan pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa secara digital.
6. Tim 6 mengembangkan Website Kelas Mahasiswa Prodi Bisnis Digital untuk mendukung aktivitas pembelajaran, distribusi materi, dan komunikasi akademik mahasiswa.

Menurut Muh. Wildan Mauludy, kegiatan ini dirancang agar mahasiswa mampu memahami pentingnya pengalaman pengguna (user experience) dan antarmuka pengguna (user interface) dalam pengembangan produk digital modern.

“Mahasiswa tidak hanya belajar membuat tampilan desain, tetapi juga dituntut memahami kebutuhan pengguna, melakukan analisis masalah, serta menghadirkan solusi digital yang dapat diterapkan pada kondisi nyata di masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan UTS berbasis project ini juga menjadi bagian dari penguatan kurikulum OBE di lingkungan Prodi Bisnis Digital FEB UMS Rappang yang berorientasi pada pengembangan kompetensi, kreativitas, kolaborasi tim, dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja maupun industri digital.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi talenta digital yang inovatif, adaptif, dan memiliki kemampuan problem solving berbasis teknologi untuk mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor masyarakat. (Arya)