BARRU, HBK — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada Senin, 25 Mei 2026, berbagai tokoh masyarakat di Kabupaten Barru terus mengajak warga menjaga suasana tetap aman, damai, dan penuh persaudaraan demi terciptanya pesta demokrasi desa yang bermartabat.

Pilkades serentak tahun ini akan berlangsung di 12 desa yang tersebar di Kabupaten Barru dengan diikuti sebanyak 37 calon kepala desa. Seluruh tahapan persiapan pelaksanaan disebut telah rampung, termasuk pendistribusian logistik berupa surat suara dan kotak suara ke masing-masing TPS di desa pelaksana.

Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, AG. Prof. Dr. H. Muh. Faried Wadjedy, mengimbau seluruh calon kepala desa, tim pendukung, maupun masyarakat agar menjadikan Pilkades sebagai momentum memperkuat persatuan, bukan sebaliknya menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam demokrasi merupakan sesuatu yang wajar dan menjadi bagian dari proses pendewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. Namun ia mengingatkan agar perbedaan tersebut tidak merusak hubungan kekeluargaan, silaturahmi, dan persaudaraan antarwarga.

“Pilkades ini adalah hajatan masyarakat desa. Jangan karena beda pilihan kemudian hubungan persaudaraan menjadi renggang. Mari kita jaga bersama suasana tetap sejuk, damai, dan penuh rasa saling menghargai,” pesan AGH Faried.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, menjaga ucapan, serta tidak mudah terpancing isu-isu provokatif yang dapat memecah belah masyarakat menjelang hari pemungutan suara.

Menurut AGH Faried, para calon kepala desa dan tim pendukung memiliki peran besar dalam memberikan teladan politik yang santun kepada masyarakat dengan mengedepankan etika, kedewasaan, dan sikap saling menghormati.

“Siapapun nantinya yang terpilih adalah pilihan masyarakat yang harus dihormati bersama. Yang terpenting bagaimana Pilkades ini melahirkan kedamaian, persatuan, dan kemajuan bagi desa,” ujarnya.

Ia pun berharap seluruh masyarakat Barru dapat bersama-sama menyukseskan Pilkades serentak 2026 dengan suasana yang aman, adil, tenteram, dan bermartabat sehingga kerukunan antarwarga tetap terjaga meski memiliki pilihan politik yang berbeda. (Aril)