MAKASSAR, HBK – Sosok muda asal Kabupaten Sidrap, Muh Rafli Mahfud (16), menjadi perhatian publik setelah tercatat sebagai calon jamaah haji termuda dari wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat tahun ini.
Di usianya yang masih belia, Rafli berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji, menggantikan almarhum ayahnya yang sebelumnya terdaftar sebagai calon jamaah.
Keputusan ini bukan sekadar administratif, tetapi juga sarat nilai amanah dan bakti seorang anak kepada orang tua.
Rafli, yang merupakan pelajar SMP Islam Arrahmah Pangkajene, mengaku terharu atas kesempatan langka tersebut.
Ia menyadari bahwa perjalanan ke Tanah Suci bukan hanya soal fisik, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual.
“Ini amanah besar dari orang tua. Saya ingin menjalankannya dengan sungguh-sungguh,” ungkap Rafli menjelang keberangkatan.
Dukungan penuh datang dari keluarga. Sang nenek, Hj Hasnawati Hanafi, bersama ibunda, Hj Lilianty Natsir, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangga. Mereka berharap Rafli dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.
Keberangkatan Rafli yang tergabung dalam Kloter 19 Sulbar juga menjadi perhatian masyarakat luas. Di tengah usia yang masih remaja, ia telah melalui seluruh tahapan, mulai dari administrasi hingga manasik haji, sebagaimana jamaah lainnya.
Pihak penyelenggara haji daerah memastikan Rafli telah memenuhi seluruh persyaratan dan mendapatkan pembekalan yang cukup. Dengan pendampingan yang tepat, ia diyakini mampu menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci dengan baik.
Kisah Muh Rafli Mahfud menjadi inspirasi tersendiri, khususnya bagi generasi muda.
Bahwa panggilan untuk menunaikan rukun Islam kelima bisa datang kapan saja, bahkan di usia yang sangat muda, membawa makna spiritual yang mendalam sekaligus menjadi wujud pengabdian kepada orang tua. (Arya)




Tinggalkan Balasan