“Direktur Tegaskan Komitmen Digitalisasi Layanan”

SIDRAP, HBK — Bidang Pengembangan dan Pelayanan RS Nene Mallomo menyampaikan bahwa capaian pemanfaatan platform SATUSEHAT yang telah mencapai 100 persen merupakan hasil nyata dari komitmen dan kolaborasi seluruh unsur di lingkungan rumah sakit.

Capaian ini tidak terlepas dari arahan dan dukungan penuh Direktur bersama jajaran manajemen, Kepala Instalasi dan Ruangan, para dokter, admin ruangan, pendamping dokter, hingga seluruh stakeholder yang terlibat aktif dalam proses transformasi layanan digital.

Sebelumnya, tingkat pemanfaatan SATUSEHAT melalui aplikasi SIMGOS RME di rumah sakit tersebut masih berada pada angka 33,33 persen.

Namun, melalui langkah strategis berupa penguatan sistem, pendampingan intensif, serta integrasi layanan yang berkelanjutan, kini seluruh modul layanan utama telah berhasil diimplementasikan dan terintegrasi secara optimal.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, RS Nene Mallomo juga telah menggelar In House Training pemanfaatan SATUSEHAT pada aplikasi SIMGOS versi 2.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kepatuhan penggunaan sistem di seluruh lini pelayanan.

Direktur RS Nene Mallomo, Dr. H. Suwarta Yuddin Pande, menegaskan bahwa capaian ini merupakan tonggak penting dalam mendorong modernisasi pelayanan kesehatan di daerah.

“Capaian 100 persen ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi. Kami terus mendorong seluruh jajaran untuk beradaptasi dengan sistem digital demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini akan menjadi pijakan untuk pengembangan sistem layanan yang lebih inovatif ke depan.

“Transformasi digital adalah keniscayaan. Kami akan terus melakukan penguatan, baik dari sisi SDM maupun sistem, agar implementasi SATUSEHAT ini tidak hanya berjalan optimal, tetapi juga berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna menjaga kualitas serta konsistensi implementasi.

Langkah ini diharapkan mampu mendukung penuh program transformasi digital kesehatan nasional yang tengah digalakkan pemerintah. (Arya/*)