SIDRAP, HBK — Perum Bulog Cabang Sidrap mulai menggempur 106 titik distribusi bantuan pangan di seluruh kelurahan dan desa se-Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). 
Setiap penerima manfaat bakal menerima jatah beras sebanyak 20 kilogram, yang disalurkan secara one shoot atau sekaligus dalam satu waktu.
Penyaluran ini merupakan mandat langsung dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebagai bentuk eksekusi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025.
“Ini bukan sekadar pembagian beras, tapi bagian dari upaya negara untuk menjaga daya beli rakyat dan menstabilkan harga pangan di tengah gejolak harga beras yang mulai merangkak naik,” ujar salah satu pejabat Bulog Cabang Sidrap. 
Program ini ditujukan untuk menahan laju inflasi harga bahan pokok, sekaligus menjadi penopang harapan masyarakat kurang mampu agar dapur mereka tetap mengepul di tengah tekanan ekonomi yang kian terasa.
Jumlah penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Sidrap sebanyak 16.127 jiwa, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial.
Bulog tak bekerja sendiri. Dalam proses penyaluran, mereka bersinergi dengan aparat pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta unsur TNI guna memastikan distribusi berjalan aman, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan.
“Kolaborasi ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program negara. Kami tidak ingin bantuan ini tersendat atau jatuh ke tangan yang salah,” ungkap pihak Bulog.

Program bantuan ini diharapkan bukan hanya menjadi pelipur lara jangka pendek, tapi juga menciptakan stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat Sidrap dalam jangka panjang. (Arya)









Tinggalkan Balasan