SINJAI, HBK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sinjai melakukan pengecekan ke sejumlah kios binaan serta gudang penyimpanan pupuk pada Rabu, (21/1/2026).
Pengecekan dilakukan langsung oleh Kadis TPHP Sinjai, Kamaruddin didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Penyuluhan, Hj. Surianti, serta Tim Kerja Pupuk, Pestisida, dan Alsintan, A. Azizah Wahyuni.
Hal ini dilakukan guna memastikan stok tetap aman dan distribusi pupuk berjalan lancar.
” Kami ingin memastikan sendiri di lapangan, mulai dari kios pengecer sampai gudang. Tujuannya agar petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk subsidi,” Kata Kadis TPHP Sinjai, Kamaruddin.
Lanjutnya, Hingga saat ini, distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Sinjai berjalan normal dan tidak ditemukan indikasi kelangkaan. Sebagian besar pengecer telah melakukan penebusan dan penyaluran sesuai alokasi.
Untuk mendukung musim tanam Oktober–Maret, stok pupuk di gudang juga dinilai mencukupi, dengan ketersediaan pupuk NPK Ponska mencapai 517 ton dan pupuk Urea sekitar 800 ton.
Meski stok aman, Kamaruddin mengingatkan petani agar menggunakan pupuk bersubsidi secara bijak dan sesuai rekomendasi. Ia menekankan pentingnya keseimbangan pemakaian pupuk, terutama antara Urea dan NPK, demi menjaga kualitas hasil panen.
“Kalau hanya mengandalkan Urea, kualitas gabah bisa menurun. Unsur kalium dalam NPK sangat berpengaruh terhadap mutu gabah, ini perlu menjadi perhatian petani,” tutupnya.









Tinggalkan Balasan