ENREKANG, HBK – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1419/Enrekang terus mengakselerasi pembangunan fisik di wilayah sasaran.
Salah satu fokus utama saat ini adalah pembuatan sumur bor guna mengatasi krisis air bersih yang dialami warga desa. Hingga Sabtu (26/7/2025), progres pengerjaan telah mencapai 15 persen.
Sumur bor tersebut dibangun di titik strategis wilayah desa yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Komandan SSK TMMD ke-125, Letda Inf Amrullah, mengungkapkan bahwa pengerjaan dihadapkan pada sejumlah tantangan teknis di lapangan. Kondisi tanah berbatu dan cuaca yang kurang bersahabat menjadi hambatan tersendiri. Bahkan, pada salah satu titik pengeboran, mata bor sempat copot sehingga lokasi harus dipindahkan.
“Pembuatan sumur bor ini menjadi prioritas utama kami demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Walaupun banyak kendala, kami tetap optimis penyelesaian proyek ini akan tepat waktu,” jelas Letda Amrullah.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara personel TNI dan masyarakat menjadi kunci dalam percepatan pembangunan infrastruktur desa.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, TMMD ke-125 di Kabupaten Enrekang diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pelosok desa.
KEBUT PEMBANGUNAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI

Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, terus dikebut dalam program Karya Bakti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Kodim 1419/Enrekang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan hunian yang lebih layak dan nyaman, Sabtu 26/07/2025
Dengan penuh semangat, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD terlihat bekerja keras mengerjakan plester dinding rumah milik Ibu Rosdiana, salah satu penerima manfaat program ini. Setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan cermat agar hasilnya maksimal dan bertahan lama.
Dalam proses plester dinding, ketelitian menjadi hal utama. Personel Satgas TMMD memastikan bahwa permukaan dinding rata dan tidak bergelombang, sehingga rumah memiliki tampilan yang lebih rapi dan kualitas bangunan yang lebih baik.
Dan SSK/Letda Inf Amrullah, menyampaikan kualitas terus dilakukan agar bangunan yang direnovasi benar-benar nyaman dan layak huni.
“Pekerjaan plester dinding RTLH itu selalu kita kontrol kualitasnya, sehingga memberikan kenyamanan bagi pemilik rumah dan menampilkan keindahan bangunan,” jelasnya.
Sementara itu, Ibu Rosdiana, pemilik rumah, mengaku sangat senang dengan perkembangan pembangunan rumahnya. Ia merasa tak sabar untuk melihat hasil akhir setelah rumahnya di rehab.
“Sekarang saja saya sudah senang melihat rumah terlihat bagus dan nyaman. Apalagi nanti setelah selesai di kerjakan,” ujarnya penuh antusias.
Rosdiana juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Satgas TMMD yang telah bekerja keras membantu membangun rumahnya. Baginya, ini adalah berkah yang luar biasa.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak tentara atas pengabdiannya yang tulus dan ikhlas. Saya doakan semoga anggota Satgas TMMD mendapatkan balasan yang setimpal dan menjadi amal baik di sisi Allah SWT. Aamiin,” tuturnya dengan haru.
Dengan semangat kebersamaan, program TMMD Ke-125 terus berjalan sesuai rencana. Pembangunan RTLH ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga Desa pekalobean, khususnya bagi mereka yang membutuhkan hunian layak dan nyaman. (Abbas)









Tinggalkan Balasan