BARRU,HBK – Naas menimpa pegusaha beras Hajjah Ratna (Hajiah Rate) yang bertempat di seputaran pasar lama Kelurahan Palanro Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru kehilangan Emas 100 gram Uang Tunai 37 juta.
Ditengah kesuksesan APH Polres Barru menangkapi para pelaku kasus pencurian yang meresahkan warga daerah Barru belum lama ini,namun malah muncul pelaku lain.
Toko penjualan beras,pakan dan peralatan unggas yang berada tepat disudut pasar lama Palanro milik Hajjah Ratna yang di satroni maling pada pagi hari, merupakan toko sederhana dan tampak tidak ada hal istimewa sebab seperti toko pedagang beras oada umumnya.
Adapun kronologi kejadian pemilik kios beras Hajjah Ratna pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 9:30 wita usai membuka tokonya bergegas ke kios tetangga sekitar 10-30 meter dari tokonya guna membeli kelengkapan dapur dan lainnya.
Dalam perjalanan singkat tersebut karna keluar tiinggalkan toko jalan kaki yang dalam keadaan toko terbuka lebar sekitar 10-15 menit ke toko dan warung tetangga,yang tidak jauh dari tokonya.

Namun apesnya ketika kembali masuk ke tokonya sontak korban kaget karna tas yang biasanya tersimpan aman dan rapi diruangannya sudah tidak ada alias raib tanpa jejak.
Dan parahnya lagi tas tersebut berisi emas batangan sekitar 100 gram lebih dengan kalung emas berliontin giok serta uang tunai 37 juta berada di dalam tas tersebut.
Sehingga sontak suasana pagi hari menjelang siang di seputaran asar lama Palanro langsung berubah ramai dengan adanya infornarmasi tersebut.
“Tidak ada yang menyangka bahwa toko kami akan kedatangan tamu tidak diundang, sebab mama haji rutin buka toko pagi di temani adik perempuan yang juga jualan bersama mama haji disini,” ungkap salah satu anak korban (35) yang tidak mau namanya dimediakan ditemui Senin 2 Februari 2026 di toko beras milik Hajjah Ratna.
“Dan ketika sudah buka toko seperti biasanya ade saya juga bergegas balik pulang ke rumah untuk siapkan bahan jualan sebab order ayamnya sudah datang dan mau dikerjakan untuk persiapan jualan pada sore harinya dan ternyata ada peristiwa seperti ini yang nenimpa dan kami tidak oernah sangka dan bayangkan sebelumnya,”ujarnya.
“Dan kejadian ini berteatan dengan CCTV toko disini tidak berfungsi karna kabelnya putus sepertinya digigit tikus, “terangnya.

Namun sayangnya Hajjah Ratna selaku korban kasus pencurian sekakigus pemilik toko beras tersebut sedang tidak berada ditempat.
“Mama hajiku tidak ada baru-baru ini diantar berobat ke Parepare, saya yang menjaga tokonya,” Tutupnya.
Sementara itu Kapolsek Mallusetasi Iptu Muhammad Tang SH yang dikonfirmasi Selasa (3/3/2026) dikantornya terkait hal ini membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Beberapa anggota kami dari Polsek langsung turun pulbaket dilokasi kejadian ketika mendengar dan menerima laoiran ini dan sementara sudah dalam proses penyelidikan.Adapun laporan resmi dari korban baru masuk tadi pagi,”jelasnya singkat. (Ril)









Tinggalkan Balasan