MALAYSIA, HBK — Muhammad Basir yang akrab disapa Pak Ibas Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, menjadi salah satu peserta dalam kegiatan benchmarking Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang yang dilaksanakan di Malaysia.

Rombongan bertolak dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada Sabtu malam, 24 Januari 2026, dan tiba dengan selamat di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kegiatan benchmarking ini diikuti oleh 11 orang peserta, yang terdiri atas mahasiswa serta didampingi langsung oleh Wakil Rektor 1 Dr. Ir. M Rais Rasak,M.Si dan para dosen Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang yang senang tiasa memberikan petunjuk dan arahannya dari Negara kita tercinta Indonesia.

Seluruh rangkaian perjalanan berlangsung dengan aman, lancar, dan seluruh peserta berada dalam kondisi sehat.

Setibanya di Malaysia, rombongan menuju Hotel Teedo Kuala Lumpur sebagai tempat penginapan.

Sepanjang perjalanan dari bandara, para peserta disuguhkan dengan kondisi infrastruktur jalan yang tertata dengan baik, bersih, dan nyaman.

Penataan lingkungan terlihat sangat terkelola, mulai dari pepohonan, rumput, hingga ilalang yang rapi dan terawat, mencerminkan sistem pengelolaan fasilitas publik yang optimal.

Selain itu, panorama alam berupa bukit-bukit hijau serta suasana yang sejuk turut memberikan kesan mendalam bagi para peserta.

Kunjungan menuju kawasan Wisata Genting Highlands pada hari ini selasa 27 Januari 2026 menjadi salah satu momen yang paling berkesan, dengan fasilitas yang modern, tertata, dan pemandangan alam yang sangat memukau.

Bagi sebagian peserta, termasuk Muhammad Basir yang akrab disapa Pak Ibas,kunjungan ini merupakan pengalaman pertama menginjakkan kaki di negeri jiran Malaysia.

Melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan para peserta memperoleh wawasan dan pemahaman yang lebih luas terkait perbandingan sistem dan praktik pelayanan publik antara Indonesia dan Malaysia.

Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan referensi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia khususnya di wilayah Kerja masing-masing peserta benchmarking.

Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan benchmarking secara berkelanjutan guna membekali peserta dengan pengalaman internasional serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik pelayanan publik.(Ibas)