SIDRAP —  Setelah hampir dua dekade kawasan depan Pasar Tanru Tedong dipadati pedagang buah, Pemerintah Kabupaten Sidrap akhirnya melakukan penataan menyeluruh demi menciptakan lingkungan pasar yang lebih rapi, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Penataan tersebut dipimpin Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap bersama unsur kecamatan dan kelurahan melalui proses musyawarah yang melibatkan langsung para pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap, Fajri Salman, menjelaskan bahwa area yang selama ini ditempati pedagang buah dianggap sudah tidak representatif dan mengganggu estetika kawasan pasar.

“Alhamdulillah, para pedagang buah telah direlokasi ke sebelah utara pasar dan mereka merespons dengan baik,” ujarnya.

Penerangan Diaktifkan Kembali, Aktivitas Malam Jelang Ramadan Ditata

Selain relokasi pedagang, Pemkab Sidrap juga menata ulang penerangan di kawasan pasar. Atas arahan Bupati Sidrap, lampu-lampu yang sebelumnya tidak berfungsi kembali diaktifkan untuk menghidupkan suasana pasar pada malam hari, terutama menjelang bulan Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas ekonomi.

“Kami berharap saat Ramadan nanti, aktivitas pasar semakin hidup dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” kata Fajri.

Ia juga mengapresiasi Dinas Perhubungan yang sigap membantu pengoperasian lampu penerangan tersebut.

Respons Pedagang Positif: Lokasi Baru Lebih Layak dan Tertata

Fajri mengungkapkan, proses relokasi dilakukan secara persuasif dan bertahap. Meski sempat muncul kekhawatiran, para pedagang akhirnya menerima keputusan pemerintah karena lokasi baru dinilai jauh lebih layak.

“Hasil pantauan kami, aktivitas jual beli berjalan lancar. Pembeli juga langsung masuk ke lokasi baru dan mereka merasa senang karena tempatnya cukup bagus,” jelasnya.

Kurangi Kemacetan dan Pastikan Ketertiban Lalu Lintas

Dengan penataan ini, Pemkab Sidrap berharap arus lalu lintas di sekitar Pasar Tanru Tedong menjadi lebih lancar. Pemerintah juga akan mendorong pemasangan rambu larangan parkir serta menata ulang area parkir agar kendaraan tidak lagi menggunakan badan jalan.

“Kami berharap jalan bisa lebih luas, parkir tertata, dan tidak ada lagi kendaraan berhenti di badan jalan,” pungkas Fajri.

Penataan kawasan ini menjadi langkah awal Pemkab Sidrap dalam menciptakan pasar yang modern, tertib, dan nyaman, sekaligus mendukung geliat ekonomi masyarakat. (Arya)