Polsek Maritengngae Turun Tangan, Polisi Himbau Remaja Hentikan Aksi “Perang-Perangan” Senjata Mainan di Jalan Raya

SIDRAP, HBK — Aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan di jalan raya yang belakangan viral dan meresahkan warga membuat personel Polsek Maritengngae, Polres Sidrap turun langsung memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Himbauan tersebut dilakukan untuk mencegah aktivitas permainan yang dinilai berpotensi mengganggu pengguna jalan serta membahayakan anak-anak yang terlibat.

Senjata plastik merek Omega yang awalnya digunakan anak-anak untuk bermain kini semakin marak digunakan oleh remaja untuk aksi “perang-perangan”.

Aktivitas ini bahkan viral di media sosial dan mulai menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena dilakukan di ruang publik.

Kapolsek Maritengngae, IPTU Irwan Taufik, SH, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan bahwa personelnya telah turun langsung memberikan himbauan kepada warga.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya para remaja di Kota Pangkajene, agar tidak melakukan aktivitas perang-perangan menggunakan senjata air maupun senjata jenis jeli-jeli yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami menghimbau warga Kota Pangkajene untuk tidak melakukan aktivitas perang-perangan dengan menggunakan senjata air atau senjata jeli-jeli yang dapat membahayakan dan melukai anak-anak yang melakukan aktivitas tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, IPTU Irwan Taufik menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan mengambil langkah hukum apabila aktivitas tersebut menimbulkan korban.

“Apabila ada korban dan ada pengaduan, maka kami dari Polsek Maritengngae akan melakukan proses hukum, baik kepada korban maupun pelaku, meskipun masih di bawah umur, tetap akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Polsek Maritengngae berharap masyarakat, khususnya para orang tua, turut mengawasi aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam permainan yang berpotensi membahayakan serta mengganggu ketertiban umum. (Arya/*)