PAREPARE,HBK– Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menggelar Sholat Tarawih berjamaah dan Tadarus Al-Qur’an bagi Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini berlangsung sepanjang bulan Ramadhan dengan tujuan memperkuat keimanan dan memberikan pembinaan spiritual kepada WBP.
Pelaksanaan Sholat Tarawih hari kedua dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural Eselon IV dan V, Pejabat Fungsional, serta petugas keamanan. Untuk kenyamanan beribadah, Sholat Tarawih dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Tribun Aula untuk Petugas dan WBP perempuan, serta di Masjid At Taubah untuk Petugas dan WBP laki-laki.
Kegiatan ini selaras dengan ketentuan Pasal 9 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang hak keagamaan WBP, serta Pasal 29 UUD 1945 yang menjamin kebebasan setiap warga negara dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI serta 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH, menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan dan berterima kasih kepada panitia serta petugas yang telah bekerja keras.
Beliau juga memotivasi para WBP agar memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momen introspeksi diri, meningkatkan ibadah, dan memperkuat keimanan.

“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Ini kesempatan bagi kita semua, khususnya WBP, untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Totok Budiyanto.
Pada kesempatan tersebut, Sholat Tarawih dipimpin oleh Ustadz Asdar, S.Pd dari Kantor Kementerian Agama Kota Parepare. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak WBP untuk mengisi waktu di Lapas dengan kegiatan positif seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, mengikuti kajian agama, dan bersedekah.
Usai Sholat Tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan Tadarus Al-Qur’an pada pukul 21.00 WITA.
Kegiatan ini diikuti oleh Petugas dan WBP yang telah memenuhi persyaratan administratif melalui Sidang TPP. WBP secara bergantian membaca Al-Qur’an dalam kelompok kecil, dibimbing oleh petugas dan sesama WBP yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik.
Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan terasa di Masjid At Taubah, dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema, memberikan ketenangan bagi seluruh peserta.
Salah satu WBP mengungkapkan rasa syukurnya karena masih dapat merasakan atmosfer Ramadhan meski berada di balik jeruji.
“Tadarusan ini membuat saya merasa lebih dekat dengan Allah dan memotivasi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ucap salah satu WBP.

Diharapkan, rangkaian kegiatan ibadah selama Ramadhan ini tidak hanya menjadi sarana memperkuat iman, tetapi juga membentuk karakter positif bagi para WBP. Dengan bimbingan spiritual yang konsisten, mereka diharapkan dapat membawa nilai-nilai kebaikan setelah bebas nanti.
Seluruh kegiatan Sholat Tarawih dan Tadarus Al-Qur’an berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Lapas IIA Parepare berkomitmen memberikan pembinaan terbaik demi menciptakan insan yang lebih baik dan bertakwa.(Ibas)









Tinggalkan Balasan