SIDRAP, HBK – Satu unit rumah panggung milik warga Dusun Podomae, yang beralamat Jln. Podomae, Dusun Macege, Desa Rijang Panua, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap ini hangus terbakar pada hari Selasa, 2 Oktober 2024.

Kebakaran hebat tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WITA dan mengakibatkan kerugian materi yang signifikan.

Adapun rumah yang ludes terbakar itu diketahui Rumah milik Risman/Jusmah (47 tahun), yang sehari-harinya wiraswasta ini dan juga Owner Ms2 Cafe.

Kronologi Kejadian kebakaran terjadi saat pemilik rumah, Risman, tidak berada di tempat.

Pada hari sebelumnya, 1 Oktober 2024 sekitar pukul 16.00 WITA, Risman sempat mengunjungi rumahnya untuk melakukan pengecekan, lalu kembali ke Rappang tempat ia tinggal bersama saudara.

Keesokan paginya, sekitar pukul 05.00 WITA, seorang tetangga bernama Iwati (60 tahun), yang tinggal tak jauh dari rumah korban, melihat kobaran api yang berasal dari rumah tersebut.

Iwati langsung berteriak memberi peringatan, tetapi api disertai asal tebal membumbung tinggi dengan cepat menjalar ke atap rumah yang terbuat dari kayu.

Dalam waktu singkat, seluruh bagian atas rumah pun hangus dilalap api. Para tetangga segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan dari Unit Pemadam Kebakaran (Damkar).

Sayangnya, Damkar baru tiba di lokasi satu jam kemudian, dan saat itu api sudah menghanguskan sebagian besar rumah.

Adapun kerugian material akibat kebakaran tersebut dialami Korban yakni 1 unit rumah panggung hangus terbakar, ditaksir kerugian mencapai Rp 120.000.000.

Selain itu ada juga Perhiasan emas 10 gram serta Uang tunai sebesar Rp 2.000.000.

Dalam insiden kebakaran ini dilaporkan tidak korban jiwa.

Tindakan yang Diambil aparat setempat yakni Babinsa bersama masyarakat langsung mendatangi lokasi kejadian dan membantu evakuasi.

Anggota Babinsa dan Babinkamtibmas turut serta membantu petugas Damkar memadamkan api. Dan kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Komando Atas untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan memastikan keamanan rumah sebelum meninggalkan tempat tinggal. (*)