BARRU, HBK – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, DR.Didik Farkhan Alisyahdi, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru pada Rabu (8/4/2026).
Kedatangan ini merupakan bagian dari program pengawasan melekat sekaligus momen silaturahmi perdana Kajati dengan jajaran Kejari Barru setelah lebih dari lima bulan bertugas di Sulawesi Selatan.
Kajati Sulsel beserta rombongan disambut hangat Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Ir. Abustan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajati) Barru Erik Yudistira, dan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barru.
Pada kesempatan tersebut Kajati Sulsel turut didampingi oleh Ketua IAD Wilayah Sulsel Ny. Ery Didik Farkhan, Wakil Ketua IAD Wilayah Sulsel Ny. Anyk Susiati Prihatin, dan Asisten Pembinaan Dr. Abdillah, S.H., M.H.

Kemudian agenda utama kunker ini diawali dengan peresmian Mess Pegawai Kejari Barru. Kajari Barru, Erik Yudistira, memaparkan bahwa asrama tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Barru Tahun Anggaran 2025.
“Bangunan yang memiliki 16 kamar yang sejalan dengan program Zero Indekos gagasan Bapak Kajati Sulsel. Saat ini kebutuhan hunian seluruh pegawai Kejari Barru telah terpenuhi.
Kami juga menerima bantuan CSR dari Bank Sulselbar berupa kelengkapan tempat tidur dan gorden. Kehadiran asrama ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pegawai serta kualitas pelayanan hukum,” jelas Erik Yudistira.
Di tempat yang sama, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, yang turut memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Barru, menjelaskan bahwa total anggaran untuk hibah pembangunan mess pegawai ini mencapai Rp 2,5 miliar.
“Pembangunan ini demi mendukung kinerja Kejari Barru agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Kami berharap koordinasi dan kerja sama antara Pemda dan Kejari terus berjalan lancar, termasuk fungsi pengawasan dari Aparat Penegak Hukum (APH) agar kami tidak salah langkah dalam membangun daerah,” tutur Bupati Barru.
Dalam sambutannya, Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, memaparkan tiga program prioritas utamanya di Sulsel, yakni:
1. Peningkatan pelayanan publik melalui program Layanan Saksi Prima.
2. Optimalisasi penanganan perkara, khususnya tindak pidana korupsi.
3. Program Zero Indekos agar tidak ada lagi pegawai kejaksaan yang harus menyewa tempat tinggal.

Kajati memberikan apresiasi yang tinggi atas kekompakan Forkopimda Barru. Menurutnya, sinergitas yang terbangun antara Pemkab dan Kejari Barru sangat luar biasa hingga mampu merealisasikan program Zero Indekos.
“Saya selalu meminta jajaran untuk memberikan sumbangsih nyata bagi pemerintah daerah, seperti dalam hal penyelamatan aset milik Pemda.
Saya juga selalu menyarankan agar Forkopimda senantiasa akur dan bersinergi dalam membangun daerah. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati, Ketua DPRD, dan jajaran Pemkab Barru atas kehadirannya dan bantuannya dalam mewujudkan mess pegawai ini,” tegas Kajati.
Usai prosesi peresmian, agenda dilanjutkan dengan pengarahan internal kepada seluruh jajaran Kejari Barru. Kajati Sulsel memberikan penekanan kuat agar seluruh aparatur kejaksaan senantiasa bekerja di dalam koridor hukum dan mengedepankan sikap mawas diri.
“Hindari perbuatan tercela yang bisa merugikan institusi, diri sendiri, maupun keluarga. Jangan pernah mendzolimi orang lain. Ingat, di zaman sekarang ini, sedikit saja ada kesalahan bisa langsung viral di media sosial. Jadilah jaksa atau pegawai yang humanis, sombere (ramah), dan bijaklah dalam menggunakan media sosial,” pesan Didik Farkhan.
Rangkaian kunjungan kerja yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan sesi dialog interaktif. Kajati Sulsel secara terbuka meluangkan waktu untuk mendengarkan langsung berbagai aspirasi, “curhatan”, serta kendala operasional dari para pegawai Kejari Barru guna memetakan solusi terbaik untuk peningkatan kinerja ke depannya.(Tam/Ril).




Tinggalkan Balasan