SIDRAP, HBK — Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program Tiga Juta Rumah, Senin (12/1/2026).

Rapat yang digelar secara hybrid ini diikuti kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

Wabup Nurkanaah mengikuti jalannya rapat dari ruang kerjanya, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Patahangi Nurdin. Hadir pula Kepala Disnakkan Ahmad Dollah, Plt. Kepala BKAD Sunandar, Kabag Ekonomi Rimba, perwakilan OPD terkait, serta unsur Polres dan Bulog.

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tahir. Dalam arahannya, Tomsi menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap daerah-daerah dengan tingkat inflasi tinggi, baik yang terjadi secara mingguan, bulanan, maupun inflasi yang berlangsung dalam jangka panjang akibat lambatnya penanganan.

Kemendagri, kata Tomsi, akan menampilkan rapor pengendalian inflasi daerah sebagai bahan evaluasi bersama. Pemerintah daerah diminta menyiapkan langkah perbaikan yang terukur dan konsisten sepanjang tahun 2026, terutama bagi daerah yang capaian pengendalian inflasinya masih rendah.

> “Saya minta minggu depan bisa ditayangkan daerah-daerah penyebab inflasi tinggi. Saya ingin rapornya daerah dibuatkan,” tegasnya.

Tomsi juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Ia mencontohkan pengendalian gejolak harga beras beberapa waktu lalu yang dinilai berhasil berkat kolaborasi antara pemerintah daerah, Bulog, Kementerian Pertanian, TNI, Polri, dan kementerian terkait melalui operasi pasar.

Menjelang bulan Ramadan, pemerintah daerah diminta meningkatkan pengawasan harga komoditas strategis serta memastikan kecukupan stok di pasar. Satgas pangan juga diingatkan untuk bertindak cepat bila ditemukan praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.

Selama Ramadan 2026, pemeriksaan harga kebutuhan pokok dijadwalkan dilakukan secara rutin setiap pekan dengan target menjaga stabilitas harga dan menghindari lonjakan inflasi musiman. (Arya)