PAREPARE, HBK — Ketua persatuan insinyur Indonesia (PII) Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, Dipl. Ing., M.B.A., IPU., secara langsung akan melantik Teguh Iswara Suardi, ST. M.Sc, sebagai ketua forum insinyur muda (FIM) periode 2024-2027, pada Kamis (27/2/2025).

Acara pelantikan akan digelar di Auditorium Prof. Dr. BJ Habibie, Kota Parepare dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk senior insinyur, akademisi, serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah.

Acara ini dirangkaikan dengan pembukaan Young Engineer Festival 2025, sebuah ajang bergengsi yang diharapkan menjadi wadah bagi insinyur muda untuk berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi negeri.

Bukan sekadar seremonial, pelantikan ini menandai awal dari babak baru bagi FIM PII Sulsel. Para pengurus yang dilantik diharapkan dapat membawa organisasi ini menuju masa depan yang lebih inovatif, progresif, dan berdampak luas.

Dengan semangat kolaborasi dan visi besar, FIM PII Sulsel siap menjadi motor penggerak perubahan bagi dunia keteknikan di Indonesia.

Selain pelantikan, Young Engineer Festival 2025 menjadi daya tarik utama dalam acara ini. Festival ini menjadi platform kreatif bagi para insinyur muda untuk menampilkan inovasi dan solusi terbaik mereka melalui berbagai kegiatan.

Tidak hanya sebagai ajang unjuk kemampuan, festival ini juga menjadi momentum bagi generasi insinyur muda untuk bertukar gagasan, membangun jaringan, dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dari Kota Cinta, Parepare, semangat baru ini mengalir membawa asa, tekad, dan cita-cita besar. Insinyur muda bukan hanya bagian dari masa depan, tetapi juga kunci utama dalam membangun negeri dengan inovasi dan keberanian.(Akh/hmkp)

PAREPARE,HBK – Ketua persatuan insinyur Indonesia (PII) Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, Dipl. Ing., M.B.A., IPU., secara langsung akan melantik Teguh Iswara Suardi, ST. M.Sc, sebagai ketua forum insinyur muda (FIM) periode 2024-2027, pada Kamis (27/2/2025).

Acara pelantikan akan digelar di Auditorium Prof. Dr. BJ Habibie, Kota Parepare dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk senior insinyur, akademisi, serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah.

Acara ini dirangkaikan dengan pembukaan Young Engineer Festival 2025, sebuah ajang bergengsi yang diharapkan menjadi wadah bagi insinyur muda untuk berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi negeri.

Bukan sekadar seremonial, pelantikan ini menandai awal dari babak baru bagi FIM PII Sulsel. Para pengurus yang dilantik diharapkan dapat membawa organisasi ini menuju masa depan yang lebih inovatif, progresif, dan berdampak luas.

Dengan semangat kolaborasi dan visi besar, FIM PII Sulsel siap menjadi motor penggerak perubahan bagi dunia keteknikan di Indonesia.

Selain pelantikan, Young Engineer Festival 2025 menjadi daya tarik utama dalam acara ini. Festival ini menjadi platform kreatif bagi para insinyur muda untuk menampilkan inovasi dan solusi terbaik mereka melalui berbagai kegiatan.

Tidak hanya sebagai ajang unjuk kemampuan, festival ini juga menjadi momentum bagi generasi insinyur muda untuk bertukar gagasan, membangun jaringan, dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dari Kota Cinta, Parepare, semangat baru ini mengalir membawa asa, tekad, dan cita-cita besar. Insinyur muda bukan hanya bagian dari masa depan, tetapi juga kunci utama dalam membangun negeri dengan inovasi dan keberanian. (Akh/hmkp)