ENREKANG, HBK — Kabupaten Enrekang kembali mencatat prestasi nasional dengan mendapat perhatian khusus dari Kementerian Sosial RI terkait pengembangan Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan inklusif berbasis kerakyatan.
Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, mengungkapkan kebanggaannya karena Enrekang menjadi satu dari hanya delapan kabupaten/kota di Indonesia yang secara khusus diundang untuk membahas pelaksanaan program tersebut langsung bersama Menteri Sosial.
“Kita patut bersyukur dan berbangga. Dari ratusan daerah di Indonesia, Enrekang menjadi salah satu dari delapan yang dipanggil langsung oleh Kementerian Sosial untuk membicarakan pengembangan Sekolah Rakyat,” ujar Bupati Yusuf Ritangnga, Sabtu (5/7/2025).
Program Sekolah Rakyat bertujuan membuka akses pendidikan alternatif bagi masyarakat miskin, marginal, dan rentan yang selama ini belum terakomodasi dalam sistem formal.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Kemensos tengah menyiapkan perluasan program dengan menambah 100 titik Sekolah Rakyat pada tahap kedua.
“Tahap dua ini akan mencakup 100 titik baru. Saat ini, sekitar 40-an titik sudah disurvei dan dinyatakan layak oleh Kementerian PUPR,” jelas Gus Ipul dalam penutupan Retret Kepala Sekolah Rakyat Tahap II di Pusdiklatbangprof Kemensos, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan.
Masuknya Enrekang dalam prioritas Kemensos menjadi peluang besar untuk memperluas akses pendidikan inklusif dan meningkatkan kualitas SDM di wilayah pegunungan Sulawesi Selatan tersebut. (Abbas)









Tinggalkan Balasan