SIDRAP, HBK – Jagat media sosial di Sidrap, Sulawesi Selatan, geger dengan beredarnya video duel sengit antara dua wanita muda.

Dalam rekaman berdurasi 59 detik itu, terlihat keduanya saling jambak rambuk hingga terjatuh, bahkan salah satu nyaris celananya melorot.

Peristiwa ini diduga terjadi di sebuah kos-kosan. Namun, lokasi pastinya masih menjadi perdebatan. Ada yang menyebut kejadiannya di Pangkajene, Sidrap, sementara yang lain meragukan hal itu.

“Logatnya beda,” ujar seorang netizen. “Atau mungkin memang di Sidrap, tapi pelakunya bukan warga lokal,” tambah yang lain.

Yang lebih disorot, bukan hanya aksi adu fisik kedua wanita itu, tetapi juga sikap orang-orang di sekitar. Bukannya melerai, mereka justru asyik menonton dan merekam. Beberapa terdengar berteriak, tapi tak ada yang berusaha menghentikan pertikaian.

Netizen pun murka. “Apa gunanya cuma nonton? Ini bisa masuk kategori pembiaran!” tulis salah satu komentar di media sosial.

Di tengah ketegangan, seorang pria berbaju putih akhirnya turun tangan memisahkan keduanya sebelum situasi semakin memburuk. Namun, video tersebut sudah terlanjur viral dan menuai berbagai reaksi.

Kini, polisi mulai dilibatkan. Warganet mendesak agar kasus ini diselidiki lebih lanjut. Apakah ini sekadar perkelahian biasa? Atau ada motif lain di baliknya?

Jika terbukti ada unsur penganiayaan, pelaku bisa dijerat Pasal 351 KUHP. Jika ada indikasi pengeroyokan, Pasal 170 KUHP pun bisa diberlakukan.

Yang jelas, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa hukum bukan hanya soal pasal-pasal, tetapi juga soal tanggung jawab sosial. Jangan cuma jadi penonton, apalagi perekam, saat melihat ketidakadilan di depan mata. (*)