SIDRAP, HBK — Pelaksanaan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Stadion Ganggawa, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, berlangsung khidmat dan penuh haru, Sabtu (21/3/2026).

Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati lapangan sepak bola stadion, menjadikannya salah satu momentum kebersamaan terbesar di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Shalat Ied tahun ini menjadi momen bersejarah. Untuk pertama kalinya di masa kepemimpinan Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah, pelaksanaan Shalat Ied tingkat kabupaten kembali digelar di lapangan terbuka Stadion Ganggawa, setelah hampir dua dekade sebelumnya lebih sering dipusatkan di Masjid Agung Pangkajene.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai wilayah, khususnya Kecamatan Maritengngae, telah memenuhi stadion dengan membawa sajadah masing-masing.

Suasana penuh kekhusyukan tampak saat jamaah melaksanakan ibadah bersama di bawah langit terbuka.

Dalam pelaksanaan kali ini, panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sidrap menetapkan Ustadz Nurtaufik sebagai khatib.

Sementara bertindak sebagai imam yakni H. Irwan, dengan muballigh H. Hasyim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap H. Takhyuddin Masse, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Kepala Kemenag Sidrap Dr. H. Fitriady, serta unsur Forkopimda Sidrap.

Sebelum pelaksanaan, panitia telah melakukan pengukuran arah kiblat pada 16 Maret 2026.

Kepala Kemenag Sidrap, Dr. H. Fitriady, menjelaskan bahwa arah kiblat di Stadion Ganggawa ditetapkan pada azimut 292 derajat, sesuai arah Ka’bah, guna memastikan kesempurnaan ibadah sesuai syariat Islam.

Dalam sambutannya, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, serta semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Dengan suara bergetar dan penuh haru, bahkan sesekali terbata-bata menahan air mata, ia menyampaikan komitmennya untuk membawa Sidrap menjadi daerah terbaik di Indonesia.

“Melalui filosofi Saromase Sidenreng Rappang, kita satukan ulama, umarah, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun daerah ini. Kami ingin Sidrap menjadi lumbung beras, telur, dan energi terbarukan terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga memaparkan capaian satu tahun kepemimpinannya, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang signifikan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 74 atau naik sekitar 7,5 poin, serta raihan sekitar 30 penghargaan di berbagai bidang.

Di sektor pertanian, terjadi lonjakan hasil panen dari sebelumnya sekitar Rp30 juta per hektare menjadi Rp75 juta hingga Rp90 juta per hektare.

Pertumbuhan ini menempatkan Sidrap sebagai yang terbaik di Sulawesi Selatan dan peringkat 16 secara nasional.

Selain itu, angka kemiskinan tercatat sebesar 4,91 persen, produksi gabah kering panen mencapai sekitar 500 ribu ton pada 2025, serta produksi telur mencapai 5 juta butir.

Pemerintah juga menargetkan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 554 kilometer pada 2025–2026 dan pengembangan irigasi IP 300 untuk mendukung ketahanan pangan.

Pada kesempatan yang sama, diumumkan hasil lomba takbiran antar masjid tingkat kabupaten.

Juara pertama diraih Masjid Agung Kecamatan Maritengngae dengan hadiah Rp55 juta, disusul Masjid Nurul Salam Dea Kecamatan Baranti di posisi kedua, dan Masjid Hikmah Desa Tanete di posisi ketiga.

Sementara itu, juara harapan satu diraih Masjid Raya Rappang Kecamatan Panca Rijang, harapan dua Masjid Rahmat Desa Talumae Bendoro Kecamatan Watang Sidenreng, serta kategori favorit diraih Masjid Adam Malik Empagae.

Dalam khutbahnya, Ustadz Nurtaufik mengajak jamaah untuk memaknai Ramadan sebagai proses perjuangan spiritual yang melahirkan kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

“Idulfitri adalah kemenangan setelah perjuangan panjang menahan diri. Maka mari kita jaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Pelaksanaan Shalat Ied di Stadion Ganggawa tahun ini tidak hanya menjadi ibadah rutin tahunan, tetapi juga simbol kuat persatuan dan kebangkitan semangat masyarakat Sidrap menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. (Arya)