BARRU,HBK – Suasana penuh kebersamaan dan keberkahan menyelimuti Pelataran Masjid Syuhada Batulappa,Desa Tompo, Kecamatan Barru, pada Senin malam (17/3). Acara pembukaan Tompo Festival Barakka Ramadhan 1446 H berlangsung meriah dan penuh makna, dihadiri langsung oleh Bupati Barru, A. Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., yang baru saja mengemban tugas sebagai Bupati Barru kurang dari satu bulan.

Kegiatan ini dihadiri pula Pj. Sekda Barru, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Barru, Inspektur Kabupaten Barru, Camat Barru, perwakilan Kepala KUA Kecamatan Barru, Kepala UPT Puskesmas Palakka, Kepala Desa Tompo, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Syuhada Alyas, Ketua TP PKK Desa Tompo, Ketua dan Anggota BPD Desa Tompo, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Tompo, mantan Kepala Desa Tompo Pak Jumri, para Kepala Dusun, Imam Masjid, Majelis Taklim, Ketua Panitia Pelaksana Arpiandi, para dewan juri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita, tokoh pemuda, para sponsor, peserta, serta undangan lainnya.

Bupati Barru, A. Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menyampaikan salam sambutannya rasa syukur dan terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa hadir di acara ini, terlebih sebagai kepala daerah yang baru saja menjalankan tugas pertama saya sebagai Bupati Barru.

“Terima kasih atas undangan dan penerimaan yang hangat dari masyarakat Desa Tompo,”katanya.

Ina Kartika Sari selaku Bupati memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tompo atas dukungan anggaran yang memungkinkan terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini patut didukung karena mampu mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Saya kesini adalah kali kelima acara ini dilaksanakan. Mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi. Tema yang diangkat, Massedi Masumange lolongeng Wija Madeceng, Malebbi, Nennia, Makkeade Ampena, memiliki makna mendalam dan Insya Allah akan terpatri dalam diri anak-anak kita sebagai generasi penerus,” beber Bupati.

Bupati menekankan pentingnya penguatan iman dan Islam dalam diri generasi muda. “Keimanan adalah fondasi utama dalam menghadapi segala tantangan hidup. Jika iman kita kuat, Insya Allah segala rintangan akan terasa ringan,”bebernya.

Bupati Barru juga berbagi kisah perjalanannya menjadi Bupati perempuan pertama di Kabupaten Barru dan sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Sulawesi Selatan. “Semua ini adalah takdir Allah, dan saya yakin amanah ini diberikan karena Allah percaya saya mampu menjalankannya. Bersama Wakil Bupati Barru, kami berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan dengan prinsip Mappadeceng di Kabupaten Barru,” ujarnya penuh keyakinan.

Dalam sambutan penutup Bupati menitipkan pesan kepada generasi muda untuk terus memperkuat keimanan dan kecintaan pada Al-Qur’an. Beliau juga meminta panitia untuk menambahkan lomba hafalan Al-Qur’an dengan tajwid yang benar, dan menjanjikan hadiah langsung dari dirinya.

“Semoga acara ini membawa berkah dan memberikan manfaat bagi kita semua. Salamaki tapada salama!”tandasnya.

Suhardi B selaku Kepala Desa Tompo dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bupati Barru dan seluruh undangan yang telah hadir. “Kehadiran Ibu Bupati di tengah kesibukannya adalah bukti nyata perhatian dan kecintaan beliau kepada masyarakat Desa Tompo,”katanya.

Kades Tompo mengapresiasi dukungan dan partisipasi masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan acara ini. “Festival Ramadan ini adalah yang kelima kalinya kami selenggarakan. Setelah sempat terhenti karena pandemi, Alhamdulillah tahun ini kita bisa melaksanakannya kembali,”terangnya.

Suhadi berharap kegiatan ini dapat ditingkatkan ke tingkat kecamatan di tahun depan. “Saya juga berharap para remaja masjid terus meningkatkan kerja sama dan kreativitas dalam menyelenggarakan acara keagamaan seperti ini,”terangnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Arpiandi, melaporkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Remaja Masjid se-Desa Tompo dengan tujuan mengisi bulan suci Ramadan dengan aktivitas positif dan bermanfaat.

“Kami menyelenggarakan tujuh jenis lomba, yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an, Hapalan Surah Pendek, Lomba Adzan, Da’i Cilik, Shalawat, Nyanyi Solo, dan Barasanji. Alhamdulillah, jumlah peserta mencapai 68 orang,” kata Arpiandi.

Bahkan Arpiandi menyampaikan bahwa sumber pendanaan berasal dari Anggaran Dana Desa Tompo, dana swadaya masyarakat, dan dukungan sponsor. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan ini memberikan inspirasi dan manfaat bagi kita semua,” jelasnya.

Usai dibuka resmi Bupati Barru menyaksikan persembahan dari Majelis Taklim Masjid Syuhada yang memukau para hadirin. Acara ini akan berlangsung hingga 20 Maret 2025, diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan lomba-lomba yang diharapkan dapat memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah islamiyah di Desa Tompo.

Festival ini menjadi semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat Desa Tompo dalam menyambut berkah Ramadan. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus memperkuat keimanan dan mempererat tali silaturahmi.(Hmsikp)