SIDRAP, HBK — Sorak-sorai riang terdengar sejak pagi hingga siang hari di tengah hamparan sawah Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap. Warga tampak antusias, saling menyemangati, dan tertawa setiap kali seekor tikus berhasil ditangkap.

Di antara hamparan hijau yang membentang, mereka berlarian membawa karung, menyisir pematang sawah, dan memburu hama yang selama ini meresahkan para petani.

Setiap lubang tikus diperiksa dengan cermat. Meski ketegangan sempat terasa, semangat dan kegembiraan warga tetap mendominasi suasana.

Beberapa warga tampak berjaga di titik-titik rawan, sigap dan diam-diam menangkap tikus yang muncul dari sarangnya.

Aksi massal ini digagas oleh kelompok tani Desa Passeno, didukung oleh Kepala Desa Passeno serta Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Zulkifli Zain, yang turut hadir di lokasi.

Mereka bersama-sama melakukan pembasmian hama tikus yang kerap menjadi ancaman serius bagi hasil panen.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan kerja keras para petani, hari ini kita berhasil menangkap puluhan ekor tikus,” ujar Zulkifli Zain saat ditemui di lokasi, Rabu (8/5/2025).

Zulkifli menegaskan bahwa serangan hama tikus sangat merugikan dan dapat menyebabkan gagal panen. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini rutin digelar menjelang musim tanam padi sebagai langkah antisipasi dini.

“Harapannya, ketika petani mulai menanam, sawah sudah aman dari gangguan hama tikus,” pungkasnya. (Arya/*)