SIDRAP, HBK — Seorang petani di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, mengaku merasakan langsung peningkatan hasil produksi padi di era kepemimpinan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.
Pengakuan tersebut disampaikan H. Palewangi saat berbincang santai bersama rombongan Bupati Sidrap di sebuah gazebo pinggir jalan Desa Bila Riase, Selasa, 13 Januari 2025.
Di hadapan Bupati Sidrap dan rombongan, H. Palewangi mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil panen padi yang kini jauh lebih melimpah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ia menyebut ada beberapa faktor yang menjadi kunci keberhasilan tersebut.
Saat Bupati Sidrap menanyakan penyebab meningkatnya hasil panen, H. Palewangi menjawab bahwa kelancaran pupuk, ketersediaan air, serta ketekunan dalam bertani menjadi faktor utama.
Namun menurutnya, ada satu hal penting yang tak boleh diabaikan, yakni menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Itulah rumusnya kenapa hasil panen saya tahun lalu berlipat ganda. Saya keluarkan zakat ke Baznas,” ungkap H. Palewangi di hadapan rombongan.

Ia kemudian menceritakan perbandingan hasil panennya dari tahun ke tahun. Pada 2023 lalu, dari lahan seluas 29 are, hasil panen padinya setelah terjual hanya mencapai sekitar Rp13 juta. Saat itu harga gabah masih berkisar Rp5 ribu per kilogram.
Namun kondisi tersebut berubah signifikan pada musim panen terakhir. Dari lahan yang sama, H. Palewangi kini mampu menghasilkan sekitar 30 karung gabah dengan total pendapatan mencapai Rp25 juta.
Harga gabah pun mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp7 ribu per kilogram.
Peningkatan hasil panen tersebut menjadi gambaran kemajuan sektor pertanian di Desa Bila Riase. Desa ini diketahui memiliki luas lahan pertanian sekitar 1.200 hektare.
Dengan dua kali musim panen dalam setahun, estimasi perputaran uang dari sektor pertanian di desa tersebut mencapai sekitar Rp100 miliar per tahun.
Kisah H. Palewangi pun menjadi inspirasi bagi petani lainnya, bahwa kerja keras, dukungan kebijakan pemerintah, serta kepatuhan menunaikan zakat dapat berjalan seiring dan membawa keberkahan bagi hasil pertanian. (Arya)



Tinggalkan Balasan