SINJAI, HBK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa, membuka Lokakarya Mini Lintas Sektor (Linsek) yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik (FKP) Triwulan I Tahun 2026.
Lokakarya yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Sinjai Utara dibuka Rabu (4/3/2026) merupakan kerjasama Pemerintah Kecamatan Sinjai Utara dan UPTD Puskesmas Balangnipa.
Dalam sambutannya Andi Jefrianto Asapa menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan kunci efektivitas program di lapangan.
“Di Sinjai Utara ada isu yang perlu kita tangani secara sistematis dan terukur, yang pertama penanganan stunting, optimalisasi penimbangan TB dan BB di Posyandu, intervensi gizi spesifik, serta intervensi AKI dan AKB,” katanya.
kata dia, bahwa melalui Lokakarya Mini ini, segala hambatan-hambatan komunikasi antar-instansi seyogyanya dapat diurai, sehingga target-target kesehatan di tingkat kecamatan dapat tercapai secara maksimal.
“Melalui forum konsultasi publik ini kita perkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas pelayanan kesehatan. Masyarakat harus tahu standar pelayanan kesehatan yang menjadi haknya,” tambah Sekda.
Diakhir sambutannya, Sekda juga menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian salah satunya penguatan lintas sektor. Karena itu sekda berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja lebih terarah, teknis dan terukur.
Sekda berharap Sinjai Utara menjadi percontohan bagi kecamatan lain dalam intervensi stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta peningkatan capaian SPM bidang kesehatan.
“Kita tidak boleh hanya melaporkan kegiatan, kita harus menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat,” tutup Sekda.
Lokakarya ini turut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Sinjai, perwakilan Kodim 1424 Sinjai, Camat Sinjai Utara, beberapa Kepala OPD, Kepala PKM Balangnipa dan perwakilan lintas sektor lainnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan di wilayah Sinjai Utara untuk menyelaraskan langkah dalam menangani berbagai isu kesehatan prioritas, sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat terkait standar pelayanan kesehatan. (*)









Tinggalkan Balasan