SIDRAP, HBK – Jajaran Polsek Panca Rijang bersama personel Polsubsektor Kulo dan Polres Sidrap yang didukung penuh oleh Tim Satreskrim bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) yang terjadi di Jalan Poros Enrekang, Dusun Boddi, Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap, Senin malam (16/12/2024) sekitar pukul 23.50 WITA.
Kapolsek Urban Panca Rijang, Kompol Nano, menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian utama pihak kepolisian.
Penyelidikan intensif sedang dilakukan untuk mengungkap identitas para pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran.
“Kejadian ini sudah menjadi atensi utama kami. Kami tengah mendalami kasus ini dan mengidentifikasi orang tak dikenal yang melakukan aksi begal di wilayah hukum kami,” ujar Kompol Nano.
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di malam hari, serta sebisa mungkin tidak bepergian seorang diri di lokasi sepi.
Hal senada disampaikan Kapolsubsektor Watang Sidenreng, Ipda Sa’ad Usman. Ia menyebut bahwa sehari sebelum kejadian ini, aksi percobaan begal juga terjadi di Desa Aka-Akae, Kecamatan Panca Rijang.
Modusnya, pelaku berpura-pura meminta bantuan dengan alasan sepeda motor mogok di tengah jalan sepi. Beruntung, korban menyadari gerak-gerik mencurigakan para pelaku sehingga berhasil menghindari kejadian yang lebih buruk. 
Kronologi Kejadian Begal di Kulo
Sesuai laporan korban, kejadian bermula sekitar pukul 23.10 WITA saat ia mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah Rappang menuju Desa Maddenra.
Di lokasi kejadian yang sepi, tiba-tiba tiga pelaku muncul dengan dua sepeda motor dari arah belakang dan memepet korban hingga berhenti.
Salah satu pelaku turun sambil mengayunkan parang sepanjang 40 cm dan mengancam korban dengan teriakan, “TURUN..! SERAHKAN BARANGMU!” Korban yang ketakutan langsung turun dari motornya, menjatuhkannya ke aspal, lalu berlari menjauh sambil berteriak meminta pertolongan. Para pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor beserta kunci kontaknya ke arah Desa Mario.
Setelah merasa aman, korban segera menghubungi temannya untuk dijemput dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panca Rijang.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih waspada saat bepergian di malam hari, terutama di wilayah yang sepi. Warga diminta untuk tidak bepergian sendirian guna mencegah terjadinya tindak kriminal serupa.
“Kami meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, hindari lokasi sepi di malam hari, dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Kami akan terus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini,” tegas Kapolsubsektor Kulo.
Saat ini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan ke pihak berwajib. (*)




Tinggalkan Balasan